Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan Houthi Lukai 11 Warga Sipil di Arab Saudi

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

44 Views ㅤ

Ilustrasi: seorang anggota milisi Houthi bersiaga di puncak bukit. (Foto: Arab Center Washington DC)

Riyadh, MINA – Koalisi untuk Memulihkan Legitimasi di Yaman pimpinan Arab Saudi menyatakan pada Jumat (7/8) bahwa 11 warga sipil terluka dalam serangan Houthi di wilayah perbatasan selatan Najran.

Dilansir dari Arab News, peristiwa itu terjadi sehari setelah kelompok yang didukung Iran tersebut melancarkan serangan paling mematikan terhadap pasukan pemerintah Yaman sejak tahun 2022.

Komando Pasukan Gabungan dari Koalisi menyatakan bahwa para warga sipil tersebut terluka pada Kamis malam (6/8), ketika proyektil yang ditembakkan secara membabi buta oleh Houthi menghantam kawasan sipil di Najran.

Korban luka mencakup tujuh warga negara Saudi, satu warga Yaman, dua warga Mesir, dan satu warga negara Pakistan. Di antara warga Saudi tersebut terdapat seorang wanita dan seorang anak berusia empat tahun yang menderita luka bakar tingkat dua, menurut Juru Bicara Koalisi, Mayor Jenderal Turki Al-Malki.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Al-Malki menuduh Houthi sengaja menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil yang melanggar hukum humaniter internasional.

Ia menambahkan bahwa pasukan koalisi akan terus mengambil “segala tindakan pencegahan” untuk melindungi warga sipil dari serangan lebih lanjut.

Serangan di perbatasan itu terjadi beberapa jam setelah serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) berskala besar oleh Houthi terhadap kamp-kamp militer di kegubernuran Marib dan Hadramout.

Setidaknya 58 tentara pemerintah tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan tersebut—menurut sumber lokal yang dikutip AFP—menjadikannya serangan paling mematikan terhadap pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional sejak tahun 2022. []

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda