Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sertijab Menlu, Arrmanatha Nasir Komitmen Jaga Kepentingan Nasional di Tengah Gejolak Global

sajadi - Senin, 12 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:18 WIB

47 Views ㅤ

Arrmanatha Christiawan Nasir resmi memimpin Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia setelah menerima serah terima jabatan (Sertijab) dari Sugiono di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (12/10/2026) (foto: Kemlu RI)
Arrmanatha Christiawan Nasir resmi memimpin Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia setelah menerima serah terima jabatan (Sertijab) dari Sugiono di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (12/10/2026) (foto: Kemlu RI)

Jakarta, MINA – Arrmanatha Christiawan Nasir resmi memimpin Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia setelah menerima serah terima jabatan (Sertijab) dari Sugiono di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (12/10).

Prosesi serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan memori akhir tugas dari Sugiono kepada Arrmanatha. Acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta serta sejumlah pejabat dan pegawai Kementerian Luar Negeri.

Pergantian kepemimpinan ini merupakan tindak lanjut pelantikan Arrmanatha oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 1 Oktober 2026.

Pada saat yang sama, Sugiono mendapat penugasan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

Arrmanatha, yang akrab disapa Tata, bukan sosok baru dalam diplomasi Indonesia. Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Luar Negeri, ia menjabat Wakil Menteri Luar Negeri sejak Oktober 2024.

Ia juga memiliki pengalaman sebagai diplomat karier, termasuk pernah mewakili Indonesia di PBB di New York.

Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi Arrmanatha dalam menjalankan tugas memimpin diplomasi Indonesia di tengah dinamika geopolitik dan tantangan hubungan internasional yang terus berkembang.

Dalam pernyataan setelah pelantikannya, Arrmanatha menegaskan komitmen untuk melanjutkan kebijakan politik luar negeri Indonesia sesuai arahan Presiden Prabowo. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kepentingan nasional di tengah situasi global yang semakin kompleks.

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

Diplomasi Indonesia ke depan menghadapi sejumlah agenda strategis, mulai dari dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, penguatan hubungan bilateral dengan berbagai negara, hingga peningkatan peran Indonesia dalam forum multilateral.

Konsistensi politik luar negeri, penguatan kerja sama kawasan, serta kontribusi terhadap stabilitas dan perdamaian dunia menjadi sejumlah isu penting yang akan mewarnai kepemimpinan baru di Kementerian Luar Negeri.

Dengan terlaksananya sertijab tersebut, Arrmanatha secara resmi menerima tanggung jawab memimpin Kemlu RI, sedangkan Sugiono memulai tugas barunya sebagai Menko PMK dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ahmad Shobri Lubis, Ketua PA 212: Gaza Tetap Teguh, Palestina Segera Merdeka

Rekomendasi untuk Anda