Balaraja, MINA — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fatah Bogor resmi menutup masa pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 dengan menggelar acara Malam Keakraban pada Sabtu malam (31/10).
Acara yang berlangsung di Lapangan Ikatan Pemuda Pemudi Cengkok (IPPC), Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Tangerang, Banten ini menandai berakhirnya kegiatan KKN yang telah berjalan selama satu bulan penuh.
Kegiatan tersebut dihadiri pihak Kampus STAI Al-Fatah Bogor, tokoh masyarakat dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Dr. Deni Rahman mewakili pihak kampus menyampaikan harapannya agar kegiatan KKN tidak berhenti pada manfaat sesaat.
Baca Juga: Mengembalikan Jiwa yang Hilang dalam Pola Interaksi Keluarga Era Digital
“Kami berharap kegiatan yang telah dilaksanakan mahasiswa tidak hanya memberi manfaat sesaat, tetapi dapat terus berlanjut. Kegiatan KKN ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai kehidupan berjamaah dan silaturahmi di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa STAI Al-Fatah Bogor terbuka bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.
Sementara itu, Syarifudin Zuhri, tuan rumah sekaligus perwakilan DKM Masjid Al-Hidayah yang menjadi posko mahasiswa KKN, memberikan pesan penuh makna kepada para mahasiswa.
“Kalian para mahasiswa adalah agen perubahan. Silakan adek-adek ambil adab dan ilmu yang kalian temui di kampung ini agar bisa dikolaborasikan di kampus kalian nanti,” pesannya.
Baca Juga: Wamen Komdigi Dorong Perguruan Tinggi Ambil Peran dalam Pengembangan Ekosistem AI
Ia mengutip hadits Rasulullah, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk sesamanya.”
“Walaupun KKN-nya sudah selesai, adek-adek silakan kalau sewaktu-waktu ingin main ke desa ini. Kami sangat terbuka,” tambahnya.
Terima Kasih dari Mahasiswa
Farhan Miftah Muttaqin, Ketua KKN Kelompok 1 STAI Al-Fatah, mewakili seluruh anggota menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak terkait,
Baca Juga: Menavigasi Era Digital: Menjaga Fitrah Anak Melalui Cahaya Wahyu
“Saya mewakili seluruh anggota mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Desa Sentul yang telah menerima, membimbing, dan mendukung seluruh rangkaian program kami selama satu bulan ini,” ujarnya.
“KKN boleh selesai dan program kerja boleh berakhir, tetapi tali persaudaraan serta kenangan manis yang telah terbangun jangan pernah usai. Semoga apa yang kita upayakan bersama menjadi amal kebaikan dan bekal untuk perjuangan kita berikutnya,” pungkasnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Program Madrasah Layak Belajar BAZNAS Sasar 700 MIS dan MTsS
















Mina Indonesia
Mina Arabic