Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Survei: Seperempat Yahudi AS Anggap Israel Lakukan Genosida di Gaza

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:29 WIB

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:29 WIB

29 Views ㅤ

Komunitas Yahudi anti-Zionis. (Mondoweiss)

Washington DC, MINA – Sebuah jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh Associated Press (AP) dan Pusat Penelitian Urusan Publik NORC mengungkapkan sekitar seperempat dari orang Yahudi Amerika percaya bahwa Israel telah melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza.

Kesenjangan pandangan antara Yahudi yang religius dan non-religius pun melebar secara signifikan, mencapai titik terlebar dalam beberapa tahun terakhir. MEMO melaporkan, Jumat (10/7).

Survey menunjukkan perpecahan yang semakin dalam di komunitas Yahudi Amerika Serikat terkait sikap terhadap Israel dan perang di Gaza.

Para penulis laporan, David Crary, Amelia Thomson-DeVeaux, dan Peter Smith, menyatakan bahwa perang di Gaza, yang dimulai setelah serangan 7 Oktober 2023, telah menjadi faktor utama yang memperdalam perpecahan dalam komunitas Yahudi Amerika.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Perbedaan pandangan antara Yahudi religius dan non-religius kini lebih besar dari kapan pun dalam beberapa dekade terakhir.

Dukungan terhadap Israel tetap menjadi bagian sentral dari identitas sebagian besar Yahudi yang religius. Mereka memandang keberadaan Israel sebagai sesuatu yang sangat penting bagi penentuan nasib sendiri dan keamanan Yahudi secara keseluruhan.

Sebaliknya, orang Yahudi yang mengidentifikasi diri mereka terutama melalui latar belakang budaya, etnis, atau keluarga, bukan melalui agama, cenderung mengambil pandangan yang lebih kritis terhadap kebijakan Israel di Gaza.

Di antara kelompok ini, sekitar 40 persen menyatakan bahwa mereka percaya Israel telah melakukan genosida di Gaza.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Hasil survei ini mencerminkan perubahan signifikan dalam cara komunitas Yahudi AS memandang konflik Israel-Palestina, yang sebelumnya cenderung lebih homogen dalam mendukung Israel. Perpecahan ini dapat memengaruhi dinamika politik dan advokasi pro-Israel di Amerika Serikat ke depan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda