Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentara Israel Bersama Pemukim Ilegal Serobot Tanah dan Curi Ternak di Tepi Barat

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:07 WIB

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:07 WIB

9 Views ㅤ

Tentara dan pemukim Yahudi Israel. (Foto: dok. Press TV)

Ramallah, MINA – Tentara dan pemukim ilegal Israel telah merebut tanah Palestina, menebang ratusan pohon zaitun, dan mencuri ternak dalam serangan di seluruh Tepi Barat yang diduduki, kata para pejabat Palestina pada Jumat (30/1).

Kementerian Pertanian Palestina mengatakan dalam laporan pekanan bahwa antara 22 dan 29 Januari, pasukan Israel dan “pemukim Yahudi ekstremis” mencabut 884 pohon zaitun dan mencuri 360 ekor ternak di Tepi Barat. Anadolu melaporkan.

Laporan tersebut mengatakan serangan tersebut mengganggu produksi petani Palestina dan secara langsung merusak ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Ditambahkan bahwa insiden tersebut dilakukan dengan dukungan pemerintah Israel, dan bertujuan untuk mengusir petani Palestina dari tanah mereka dengan mendirikan pos-pos pemukiman baru.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Menurut Kementerian, serangan tersebut termasuk menebang dan mencabut pohon zaitun, mencuri ternak, membakar tenda, menghancurkan saluran air dan tanaman, mengancam petani, dan menghancurkan tembok penahan.

Laporan tersebut menyebut serangan-serangan itu sistematis dan mencerminkan kebijakan pengusiran paksa, serta melanggar hukum internasional.

Laporan tersebut memperkirakan kerugian langsung selama periode pelaporan sekitar $754.000.

Kementerian mendesak komunitas internasional untuk mengambil tindakan guna menghentikan serangan oleh pemukim ilegal Israel dan tentara Israel, memberikan perlindungan kepada petani Palestina, dan mengaktifkan mekanisme akuntabilitas internasional terhadap mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran tersebut.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Israel telah meningkatkan serangan di Tepi Barat selama dua tahun genosida di Jalur Gaza, dengan serangan yang terus berlanjut dalam bentuk pembunuhan, penghancuran, pengusiran, dan perluasan pemukiman.

Menurut angka yang dikutip dalam laporan tersebut, setidaknya 1.110 warga Palestina syahid, lebih dari 11.500 terluka, dan lebih dari 21.000 ditahan sebagai akibat dari serangan tersebut. []

Mi’raj News Agency (MINA) 

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Rekomendasi untuk Anda