Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga Gunung Api di Indonesia Timur Meletus Bersamaan, Badan Geologi Imbau Warga Waspada

Mujiburrahman Editor : Widi Kusnadi - Jumat, 12 Juni 2026 - 17:39 WIB

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:39 WIB

103 Views ㅤ

Gunung Awu (foto: IG)

Maluku Utara, MINA – Tiga gunung api aktif di wilayah Indonesia Timur, yakni Gunung Dukono dan Gunung Ibu di Maluku Utara serta Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi pada Jumat (12/6). Peristiwa tersebut dilaporkan oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan aktivitas vulkanik ketiga gunung tersebut terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan. Erupsi masing-masing gunung menghasilkan kolom abu vulkanik dengan ketinggian sekitar 400 hingga 500 meter di atas puncak kawah.

“Ketiga gunung api menunjukkan aktivitas erupsi yang hampir bersamaan dengan tinggi kolom abu berkisar 400 hingga 500 meter di atas puncak,” kata Lana dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut laporan Badan Geologi, erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, ditandai dengan semburan abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu yang teramati mengarah ke sektor tertentu sesuai kondisi angin setempat.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Sementara itu, Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat juga mengalami letusan yang menghasilkan kolom abu setinggi ratusan meter di atas puncak. Aktivitas vulkanik gunung tersebut masih terus dipantau secara intensif oleh petugas Pos Pengamatan Gunung Api.

Di Nusa Tenggara Timur, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur turut mengalami erupsi dengan karakteristik serupa. Kolom abu teramati membumbung dari kawah utama dan terlihat jelas dari sejumlah wilayah di sekitar gunung.

Badan Geologi mengimbau masyarakat yang berada di sekitar kawasan gunung api untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh otoritas setempat. Warga diminta tidak memasuki zona bahaya yang telah ditetapkan serta menggunakan masker apabila terjadi hujan abu vulkanik.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta pemerintah daerah guna mengantisipasi potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas vulkanik lanjutan.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Hingga berita ini diturunkan, tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan signifikan akibat erupsi ketiga gunung api tersebut. Petugas pemantau gunung api masih terus melakukan pengamatan untuk memastikan perkembangan aktivitas vulkanik selanjutnya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia