Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga Prajurit Indonesia Gugur dalam Insiden Terpisah di Lebanon Selatan

Mujiburrahman Editor : Widi Kusnadi - Selasa, 31 Maret 2026 - 09:01 WIB

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:01 WIB

36 Views ㅤ

Pasukan UNIFIL (foto: IG)

Beirut, MINA – Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) melaporkan tiga penjaga perdamaian asal Indonesia gugur dalam insiden terpisah yang terjadi hanya dalam hitungan jam di wilayah Lebanon selatan.

Dalam pernyataan resmi UNIFIL pada Selasa (31/3), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan bahwa dua prajurit Indonesia tewas akibat ledakan yang menghantam sebuah kendaraan di dekat kota Bani Haiyyan.

Selain menewaskan satu prajurit pada Ahad (29/3) dan dua personel pada Senin (30/3), insiden tersebut juga menyebabkan dua penjaga perdamaian lainnya mengalami luka-luka, dengan satu di antaranya dalam kondisi serius.

Beberapa jam setelah kejadian tersebut, satu prajurit Indonesia lainnya dilaporkan gugur dalam insiden terpisah di wilayah yang sama, menambah jumlah korban jiwa menjadi tiga orang.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ancaman terhadap pasukan penjaga perdamaian.

“Ini hanyalah salah satu dari sejumlah insiden baru-baru ini yang membahayakan keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian,” tulis Guterres melalui akun media sosial X pada Selasa (31/3).

Hingga saat ini, penyebab pasti dari ledakan tersebut masih dalam penyelidikan. PBB menegaskan pentingnya menjamin keselamatan seluruh personel penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah konflik.

UNIFIL merupakan misi penjaga perdamaian PBB yang telah lama bertugas di Lebanon selatan guna menjaga stabilitas kawasan, khususnya di sepanjang perbatasan dengan Israel. Indonesia sendiri merupakan salah satu kontributor terbesar pasukan dalam misi tersebut.

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Pemerintah Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait identitas korban maupun langkah lanjutan atas insiden ini. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur

Rekomendasi untuk Anda