Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Turkiye Tangkap Dua Agen Mossad di Istanbul

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Jumat, 6 Februari 2026 - 15:28 WIB

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:28 WIB

30 Views ㅤ

Organisasi Intelijen Nasional Turkiye/MIT (Turkiye Today)

Istanbul, MINA – Organisasi Intelijen Nasional Turkiye (MIT) menangkap dua tersangka yang dituduh bekerja untuk badan intelijen Israel, Mossad.

Dua agen tersebut digambarkan oleh para pejabat sebagai operasi kontra-spionase kompleks yang diberi kode nama “MONITUM.”

Sumber keamanan Turki mengatakan, Mehmet Budak Derya dan Veysel Kerimoglu ditangkap dalam operasi MIT, Kantor Kejaksaan Agung Istanbul, dan cabang kontra-terorisme Departemen Kepolisian Istanbul. TRT World melaporkan, Jumat (6/2).

Menurut para penyelidik, Derya, seorang insinyur pertambangan, mendirikan sebuah perusahaan pada tahun 2005 dan membuka tambang marmer di distrik Silifke di kota Mersin sebelum berekspansi ke perdagangan internasional. Jaringan bisnisnya yang berkembang di berbagai negara diduga menarik perhatian intelijen Israel.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Pada September 2012, seorang pria yang menggunakan nama sandi “Ali Ahmed Yassin,” yang bertindak atas nama perusahaan fiktif Israel, mengunjungi kantor Derya dan menawarkan kerja sama, menurut sumber tersebut.

Pada Januari 2013, Derya diperkenalkan kepada agen Mossad selama pertemuan di Eropa.

Selama kontak-kontak tersebut, seorang petugas Mossad yang menggunakan nama sandi “Luis” meminta perekrutan Kerimoglu, seorang warga negara Turkiye keturunan Palestina. Kedua pria itu diduga diinstruksikan untuk bersama-sama melaporkan semua aktivitas dan kontak.

Sumber-sumber keamanan mengatakan Derya mengadakan pertemuan di berbagai negara Eropa dengan sejumlah agen Mossad yang menggunakan nama sandi seperti Luis, Jesus/Jose, Dr. Roberto/Ricardo, Dan/Dennis, Mark, Elly/Emmy, dan Michael.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Para penyelidik menduga pasangan tersebut mengumpulkan informasi terutama melalui kontak sosial dan komersial dengan warga Palestina yang mengkritik kebijakan Israel di kawasan itu, dan menyampaikan detail tentang individu, lokasi, dan jaringan kepada intelijen Israel.

Derya juga dituduh berupaya mendapatkan izin untuk memasuki Gaza, melakukan pengintaian terhadap fasilitas gudang di sana, dan mengirimkan foto-foto tersebut kepada Mossad. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

Rekomendasi untuk Anda