Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Udara Jakarta Memburuk, Pagi Ini Jadi Kota dengan Polusi Terparah Kedua di Dunia

Mujiburrahman Editor : Arif R - Rabu, 17 Juni 2026 - 06:48 WIB

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:48 WIB

51 Views ㅤ

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, AQI Capai 142 dan Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif
Kualitas Udara Jakarta (foto : x)

Jakarta, MINA – Kualitas udara di Jakarta pada Rabu (17/6) pagi masuk kategori tidak sehat dan menempati peringkat kedua kota dengan tingkat polusi udara terburuk di dunia.

Berdasarkan data pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) Jakarta tercatat berada di angka 161. Angka tersebut menunjukkan kualitas udara berada pada kategori “tidak sehat” yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat.

Selain itu, konsentrasi partikel halus PM2.5 di ibu kota mencapai 88,5 mikrogram per meter kubik. Kadar tersebut jauh melampaui ambang batas tahunan yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Partikel PM2.5 merupakan polutan berukuran sangat kecil yang dapat masuk ke dalam saluran pernapasan hingga paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta penderita penyakit pernapasan dan kardiovaskular.

Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi

Dalam pemeringkatan kota dengan tingkat polusi udara tertinggi secara global, Jakarta berada di posisi kedua, menunjukkan masih tingginya tantangan pengendalian pencemaran udara di kawasan metropolitan.

IQAir merekomendasikan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta menjaga kualitas udara dalam ruangan guna meminimalkan dampak paparan polusi udara.

Pemerintah dan berbagai pihak terkait terus didorong untuk memperkuat langkah-langkah pengendalian emisi dari sektor transportasi, industri, dan sumber pencemar lainnya guna memperbaiki kualitas udara Jakarta yang dalam beberapa tahun terakhir kerap berada pada kategori tidak sehat. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Gelombang Laut hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Indonesia 5-8 Oktober Mendatang

Rekomendasi untuk Anda