Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

144 Juta Warga Diprediksi Akan Mudik pada Lebaran Tahun Ini

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:22 WIB

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:22 WIB

26 Views ㅤ

Ilustrasi: suasana perjalanan mudik. (Foto: MINA)

Surabaya, MINA — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan sekitar 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran tahun 2026.

Angka tersebut merupakan proyeksi dari hasil survei nasional yang digelar untuk memetakan pola pergerakan masyarakat pada musim mudik mendatang.

Prediksi itu disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi usai rapat koordinasi persiapan angkutan Lebaran di Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini.

Menurutnya, berdasarkan survei yang melibatkan jutaan responden, sekitar 143,7 juta orang atau hampir 144 juta diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik pada periode tersebut, dengan kemungkinan jumlahnya meningkat seperti realisasi tahun sebelumnya.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Untuk menghadapi lonjakan mobilitas tersebut, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi teknis. Di antaranya adalah pengaturan manajemen lalu lintas seperti contraflow, one way, serta sistem ganjil-genap pada ruas jalan tol yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi.

Selain itu, pembatasan operasional kendaraan berat di luar armada kebutuhan pokok juga akan diberlakukan.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberlakukan kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) atau Work From Anywhere untuk membantu mendistribusikan puncak arus mudik dan arus balik.

Kebijakan ini berlaku pada tanggal tertentu, yaitu 16–17 Maret untuk arus mudik dan 25–26 Maret untuk arus balik, bertujuan meratakan pergerakan masyarakat agar tak terkonsentrasi pada satu waktu.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Selain itu, antisipasi terhadap kondisi operasional moda transportasi lain juga terus diperkuat. Persiapan posko angkutan Lebaran akan berlangsung dari 13 hingga 29 Maret 2026, mencakup koordinasi angkutan darat, laut, udara, dan kereta api sebagai bagian dari upaya pemerintah memberikan layanan transportasi yang aman, lancar, dan selamat bagi para pemudik.

Fenomena mudik Lebaran merupakan tradisi tahunan Indonesia yang dikenal sebagai salah satu perpindahan massa domestik terbesar di dunia, dengan gelombang perjalanan yang biasanya mencapai puncaknya beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Kebiasaan ini tidak hanya menunjukkan ikatan kultural kuat keluarga Indonesia tetapi juga menjadi tantangan besar bagi sistem transportasi nasional dalam konteks keselamatan, kenyamanan, dan manajemen arus transportasi. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda

Info MINA
MINA Edu
Tausiyah
MINA Edu
Indonesia