Medan, MINA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang, Jumat (14/8). Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Budi Hutasoit, mengatakan hujan dengan intensitas sedang yang berpotensi disertai petir dan angin kencang dapat terjadi di kawasan pantai timur, pantai barat, serta wilayah pegunungan Sumut.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena cuaca tersebut dapat memicu banjir dan longsor, terutama di wilayah yang memiliki kerentanan terhadap bencana hidrometeorologi.
Pada Jumat pagi, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Sumut. Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan wilayah sekitarnya.
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
Potensi hujan masih berlanjut pada siang hingga sore hari dan dapat terjadi di berbagai wilayah Sumut. Salah satu wilayah yang perlu diperhatikan adalah Labuhanbatu Selatan dan sekitarnya.
Memasuki malam hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Sumut, sedangkan kondisi berawan diprakirakan mendominasi pada dini hari.
Selain hujan dan angin kencang, masyarakat pesisir juga diminta memperhatikan kondisi laut. Sejumlah perairan Sumut berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter, sedangkan gelombang 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.
BMKG juga mencatat suhu udara di Sumut berkisar 15–34 derajat Celsius dengan kelembapan 60–100 persen. Angin diprakirakan bertiup dari selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3–10 kilometer per jam.
Masyarakat diimbau tetap mengikuti informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG, terutama saat beraktivitas di luar ruangan, berada di kawasan rawan banjir dan longsor, maupun melakukan aktivitas pelayaran. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 6 Oktober 2026
















Mina Indonesia
Mina Arabic