Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

68.000 Aksi Pro-Palestina Digelar di Eropa Selama Tiga Tahun

Hasanatun Aliyah Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:13 WIB

20 Views

Demonstran pro-Palestina di pusat kota London pada Sabtu (16/5/2026) dalam Peringatan Hari Nakba. (The New Arab/Getty)

London, MINA – Kelompok European Palestinian Media Center (EPAL) mendokumentasikan lebih dari 68.000 demonstrasi dan aksi pro-Palestina di 818 kota di 30 negara Eropa selama tiga tahun, dari Oktober 2023 hingga Oktober 2026. Ini terjadi di tengah perang Israel yang terus berlangsung di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.

Seperti dikutip dari Pusat Informasi Palestina, Selasa (6/10), melalui pemantauan dan dokumentasi lapangan serta digital yang dilakukan bersama lembaga dan asosiasi Palestina di seluruh Eropa, pusat tersebut mencatat 68.162 aksi selama tiga tahun. Sebanyak 53.480 di antaranya adalah aksi tatap muka dan 14.682 aktivitas digital.

Menurut data yang terdokumentasi, gerakan ini menyebar di 818 kota Eropa. Jangkauannya jauh melampaui ibu kota negara dan pusat politik utama, hingga ke kota-kota kecil dan besar di seluruh benua. Hal ini mencerminkan skala dan kesinambungan mobilisasi pro-Palestina selama tiga tahun terakhir.

Italia mencatat jumlah aksi tatap muka tertinggi, dengan 8.558 demonstrasi dan aktivitas di 188 kota. Disusul Jerman dengan 7.839 aksi di 141 kota, Spanyol dengan 6.779 aksi di 134 kota, dan Prancis dengan 5.977 aksi di 127 kota.

Baca Juga: Yair Golan Kritik Netanyahu Usai Trump Umumkan Penghentian Bantuan AS untuk Israel

Belanda mencatat 3.817 aksi di 30 kota. Denmark 3.715 aksi di 25 kota, Swedia 3.451 aksi di 23 kota, dan Belgia 2.483 aksi di 23 kota.

Pusat itu juga mendokumentasikan 2.066 aksi di Irlandia, 1.962 di Austria, 1.764 di Swiss, dan 990 di Yunani. Selain itu, ratusan aksi tambahan tercatat di negara-negara Eropa lainnya.

Angka-angka ini menunjukkan perluasan geografis gerakan dan keragaman komunitas yang menopangnya. Hal ini juga menunjukkan sifat mobilisasi yang terus berlanjut dan berulang, dengan organisasi akar rumput serta inisiatif yang menjaga aktivitas mereka di berbagai negara dan kota Eropa.

Pusat itu juga menekankan bahwa angka yang tercatat mengukur jumlah aksi dan aktivitas yang terdokumentasi, bukan total jumlah orang yang berpartisipasi di dalamnya.

Baca Juga: AS akan Hentikan Bantuan untuk Israel Akhir Tahun Ini

Pusat itu menyimpulkan bahwa tiga tahun terakhir menyaksikan gerakan akar rumput Eropa yang luas dan berkelanjutan untuk mendukung Palestina. Jalanan dan ruang publik menjadi arena utamanya. Mobilisasi ini meluas dari ibu kota negara dan kota-kota besar hingga ratusan kota dan kota kecil di seluruh benua.

Sejak 8 Oktober 2023, Israel telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 lainnya di Jalur Gaza, menurut angka Palestina. Sekitar 90 persen infrastruktur Gaza juga hancur atau rusak.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Partai Demokrat Unggul Sementara dalam Pemilu Sela AS

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Indonesia
Indonesia