Makkah, MINA — Pemerintah Indonesia memastikan seluruh jamaah haji yang wafat di Tanah Suci akan dibadalhajikan, menyusul laporan sembilan jemaah Indonesia meninggal dunia dalam masa operasional haji 2026.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan, hingga awal Mei 2026, total jamaah haji Indonesia yang wafat mencapai sembilan orang.
Mayoritas kematian disebabkan oleh penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung serta gangguan pernapasan, termasuk radang paru-paru, di tengah kondisi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
Pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menegaskan bahwa seluruh jamaah yang wafat akan mendapatkan hak badal haji.
Baca Juga: 109 Tahun Balfour, Parlemen Arab Tegaskan Hak Palestina Tak Bisa Dihapus oleh Waktu
Kebijakan ini merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk memastikan ibadah haji tetap terlaksana bagi jamaah yang meninggal sebelum menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah.
Selain itu, kondisi kesehatan jemaah secara umum terus dipantau oleh petugas medis. Data menunjukkan ribuan jamaah telah mendapatkan layanan rawat jalan, sementara sebagian lainnya dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun rumah sakit di Arab Saudi untuk penanganan lebih lanjut.
Di sisi lain, pemerintah juga terus mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan, terutama di tengah suhu tinggi yang dapat mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.
Jamaah diimbau untuk cukup istirahat, memperbanyak konsumsi air, serta menggunakan pelindung diri seperti payung dan topi guna menghindari dehidrasi dan kelelahan.
Baca Juga: PM Anwar Ibrahim Waspadai Ancaman Siber Israel
Seiring meningkatnya jumlah jemaah yang tiba di Tanah Suci, pemerintah memastikan seluruh layanan, baik kesehatan maupun operasional ibadah, terus dioptimalkan.
Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan risiko serta memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan khusyuk bagi seluruh jemaah Indonesia. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
















Mina Indonesia
Mina Arabic