Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

92 Ribu Warga NTT Mengungsi, Gempa Susulan Masih Terus Terjadi

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:54 WIB

30 Views ㅤ

Gempa bumi di NTT. (BMKG)

Jakarta, MINA – Jumlah warga yang mengungsi akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) melonjak menjadi 92.735 orang seiring masih terjadinya gempa susulan di sejumlah wilayah terdampak. Data tersebut dicatat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kamis (20/8) pukul 16.00 WIB.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, hingga waktu tersebut tercatat 3.752 gempa susulan setelah gempa utama mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8).

Salah satu gempa susulan yang terjadi Kamis pagi berkekuatan magnitudo 5,7 dan dirasakan cukup kuat oleh masyarakat.

Jumlah pengungsi tersebut meningkat sekitar 33.088 orang dibandingkan data sebelumnya yang mencapai 59.647 jiwa. Penambahan terbesar tercatat di Kabupaten Nagekeo sebanyak 21.883 jiwa, disusul Kabupaten Manggarai 9.649 jiwa dan Manggarai Barat 1.556 jiwa.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

BNPB juga memperbarui data korban gempa. Hingga Kamis sore, jumlah korban meninggal dunia mencapai 75 orang, sedangkan korban luka tercatat 907 orang.

Penanganan darurat terus dilakukan pemerintah bersama pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang berada di lokasi pengungsian.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap gempa susulan dan tidak menempati bangunan yang mengalami kerusakan akibat guncangan.

Sebelumnya, gempa utama M7,7 pada 15 Agustus bersumber dari aktivitas Flores Back-Arc Thrust dan sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian dinyatakan berakhir.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Di tengah situasi tersebut, pemerintah terus memperkuat distribusi bantuan dan layanan bagi warga terdampak.

Pemprov DKI Jakarta, misalnya, pada Kamis mengirimkan bantuan senilai sekitar Rp5,85 miliar ke NTT melalui jalur udara dan laut. Bantuan dari berbagai daerah diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pengungsi selama masa tanggap darurat. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Rekomendasi untuk Anda