Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia Tetap Kirim Pasukan UNIFIL Meski Situasi Lebanon Masih Memanas

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 11 Mei 2026 - 22:22 WIB

Senin, 11 Mei 2026 - 22:22 WIB

76 Views ㅤ

Satgas Kontingen Garuda (Konga) UNIFIL di Lebanon. (Foto: TNI AD)

Bogor, MINA – Sebanyak 742 prajurit TNI dipastikan siap diberangkatkan ke Lebanon pada 22 Mei 2026 dalam rangka rotasi pasukan perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Kesiapan pasukan tersebut ditinjau langsung Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Senin (11/5).

Dudung mengatakan para prajurit telah menerima pembekalan maksimal sebelum bertugas di wilayah konflik Lebanon selatan. Ia menegaskan misi tersebut bukan sekadar menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tetapi juga membawa nama baik bangsa Indonesia di mata dunia internasional.

Menurut Dudung, pasukan perdamaian Indonesia selama ini dikenal memiliki kedisiplinan, keramahan, dan kemampuan membangun hubungan baik dengan masyarakat lokal.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Reputasi tersebut membuat kontingen Garuda mendapat kepercayaan tinggi dalam berbagai misi perdamaian dunia, termasuk di Lebanon yang hingga kini masih dilanda ketegangan akibat konflik antara Israel dan Hizbullah.

Rotasi pasukan kali ini berlangsung di tengah meningkatnya eskalasi keamanan di Lebanon selatan. Hingga kini, ada 4 prajurit TNI anggota UNIFIL gugur dalam dua insiden terpisah di wilayah misi.

Insiden tersebut memicu keprihatinan internasional dan desakan agar keselamatan pasukan penjaga perdamaian mendapat perlindungan lebih serius dari semua pihak yang bertikai.

Meski situasi keamanan di Lebanon masih berisiko tinggi, Markas Besar TNI memastikan Indonesia tetap melanjutkan komitmennya dalam misi perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan sebelumnya menegaskan keputusan pengiriman pasukan dilakukan secara independen dan tidak dipengaruhi sikap negara lain yang memilih menarik pasukannya dari wilayah konflik.

Indonesia sendiri merupakan salah satu kontributor terbesar pasukan perdamaian PBB. Selama bertahun-tahun, Kontingen Garuda telah terlibat dalam berbagai misi di Timur Tengah, Afrika, dan sejumlah kawasan konflik lainnya.

Pemerintah berharap rotasi pasukan UNIFIL kali ini berjalan lancar serta seluruh prajurit dapat menjalankan tugas kemanusiaan dengan aman dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia