Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

OKI Catat 998 Kejahatan Israel dalam Sepekan

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Rabu, 17 Juni 2026 - 06:57 WIB

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:57 WIB

51 Views ㅤ

Organisasi Kerjasama Islam (Shahifah Okaz)

Jeddah, MINA – Observatorium Media Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk Kejahatan Israel terhadap Palestina mencatat 998 kejahatan yang dilakukan oleh pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina selama sepekan periode 9 hingga 15 Juni 2026.

Laporan tersebut mencakup berbagai pelanggaran yang terjadi di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Rilis OKI pada Selasa (16/6).

Selama periode tersebut, OKI mencatat 23 warga Palestina gugur sebagai syuhada, sementara 95 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, 129 warga ditahan, dan 128 serangan dilakukan oleh para pemukim ekstremis Israel.

Observatorium OKI juga mencatat 293 serangan oleh pasukan pendudukan Israel yang menyasar kota-kota dan desa-desa di Tepi Barat. Serangan-serangan ini meliputi penggerebekan, penembakan, penangkapan, dan penghancuran properti warga Palestina.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan

Total Kejahatan: 381.973 Sejak Oktober 2023

Sejak pecahnya genosida pada 7 Oktober 2023 hingga 15 Juni 2026, Observatorium mendokumentasikan 74.130 kematian dan 178.085 luka-luka di kalangan warga Palestina. Secara keseluruhan, 381.973 kejahatan Israel tercatat dalam kurun waktu tersebut.

Di Tepi Barat, pasukan pendudukan melukai seorang anak dan menahan tujuh anak lainnya. Dalam insiden terpisah, para pemukim menembak dan melukai seorang pemuda penyandang disabilitas dengan tiga peluru di dekat pintu masuk desa Madama.

21 Syahud di Gaza

Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Di Jalur Gaza, Observatorium mencatat 21 warga Palestina gugur sebagai akibat dari pemboman yang terus berlangsung dan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata oleh pasukan pendudukan Israel.

Serangan-serangan ini juga menyebabkan 79 luka-luka. Tim Pertahanan Sipil berhasil menemukan dua jenazah dari bawah reruntuhan bangunan yang hancur.

Penghancuran Rumah, Toko, dan Kandang Ternak

Di Tepi Barat, pasukan pendudukan menghancurkan 22 rumah, toko-toko, dan kandang ternak milik warga Palestina. Selain itu, mereka juga membuldoser lahan pertanian di empat daerah yang berbeda.

Baca Juga: Operasi Militer Israel di Al-Khalil Masuk Hari ke-10, Pelanggaran Terus Meningkat

Serangan terhadap Masjid dan Tempat Ibadah

Laporan juga mencatat sejumlah pelanggaran terhadap tempat-tempat ibadah berupa: Pasukan pendudukan menempatkan penyangga besi untuk tenda yang mereka dirikan di atas Sudut Ashraf, di seberang Masjid Ibrahimi di Hebron, para pemukim mendobrak pintu masjid di desa Burqa dan membakar pintu masuknya.

Laporan tambahan menyebutkan, sebuah masjid di kota Beit Ummar menjadi sasaran penulisan frasa-frasa rasis dalam bahasa Ibrani oleh para pemukim.

Laporan Observatorium OKI ini menegaskan bahwa kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina terus berlangsung secara sistematis di semua lini, baik di Gaza, Tepi Barat, maupun Yerusalem.

Baca Juga: Jelang Musim Dingin, PBB Peringatkan Krisis Pengungsian Gaza

Meskipun gencatan senjata diberlakukan, pelanggaran masih terjadi setiap hari, menambah derita panjang bagi rakyat Palestina yang telah bertahan di bawah pendudukan selama puluhan tahun. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sembilan Warga Palestina Syahid dalam Serangan Terbaru Israel di Gaza

Rekomendasi untuk Anda