Jakarta, MINA — Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG), M. Anshorullah, membacakan kembali ikrar yang pernah diikrarkan 20 tahun lalu dalam Pembukaan Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2026 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Ahad (1/11).
Pembacaan ikrar itu menjadi momen khidmat yang menggugah semangat ribuan peserta apel.
Dalam sambutannya, Anshorullah menegaskan bahwa Ghazwah Fathul Aqsha yang dimulai sejak 2006 merupakan perang panjang untuk membebaskan Masjid Al-Aqsa.
Menurutnya, pembebasan Al-Aqsa adalah amanah dan tanggung jawab yang harus dipikul bersama.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
“Ghazwah Fathul Aqsha sejak 2006 merupakan perang panjang untuk membebaskan Masjid Al-Aqsa yang menjadi amanah dan tanggung jawab kita,” tegasnya.
Di hadapan ribuan peserta, Anshorullah kemudian membacakan kembali ikrar yang pernah diikrarkan 20 tahun silam.
Ribuan pasang mata tertuju pada satu sosok yang berdiri membacakan ikrar dengan suara lantang.
Berikut ikrar yang dibacakan:
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
“Kami, hamba-hamba Allah yang terpanggil karena mengharap ridha Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk pembebasan Masjid Al-Aqsha dari cengkeraman Zionis Yahudi Israel, dengan ini berikrar:
Dengan mohon pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan berjuang dengan segala daya dan upaya untuk mengembalikan Masjid Al-Aqsha dari kaum penjajah Zionis Yahudi Israel kepada ahlinya, muslimin.
Dengan mohon pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala siap mengajak segenap muslimin bahu membahu kal jasadil wahid di atas manhaj kenabian untuk menyelamatkan Masjid Al-Aqsha dengan mengusir Zionis Yahudi Israel dari Palestina untuk selama-lamanya.
Kami siap berkorban harta dan nyawa mewujudkan ikrar ini dengan pimpinan Allah, Rasul-Nya dan Imaamul Muslimin, atas izin dan pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk mendapatkan ridha dan maghfirah-Nya semata.
Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!
Allahu Akbar.”
Seruan “Allahu Akbar” menggema di seluruh area Monas, disambut takbir ribuan peserta yang hadir dari berbagai daerah.
Pembacaan ikrar ini menjadi pengingat bahwa perjuangan pembebasan Masjid Al-Aqsa bukanlah perjuangan satu orang atau satu kelompok, melainkan amanah dan tanggung jawab bersama seluruh umat Islam. Dua puluh tahun telah berlalu sejak ikrar itu pertama kali diucapkan, namun semangatnya tidak pernah padam.
Di tengah gemuruh takbir dan doa yang dipanjatkan pagi itu, pembacaan ikrar oleh M. Anshorullah menjadi salah satu momen paling membekas dalam pembukaan BSP 2026. Sebuah penegasan bahwa perjuangan untuk Al-Aqsa dan Palestina adalah perjuangan panjang yang akan terus dilanjutkan hingga kemerdekaan itu tiba. []
Baca Juga: Wakil Ketua MUI Serukan “Bocelli No, Palestina Yes!” dan Bacakan Fatwa Dukungan Palestina
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic