Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepolisian Israel Tepis Tudingan Partai Likud bahwa Pemilu “dicuri” oleh Partai-Partai Arab

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:21 WIB

16 Views ㅤ

Mansour Abbas, pemimpin Partai Ra'am (United Arab List) yang ikut pemilu parlemen Israel 27 Oktober 2026. (Foto: Middle East Institute)

Tel Aviv, MINA – Kepolisian Israel menepis tudingan dari Partai Likud pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang menyebutkan bahwa pemilu telah “dicuri” oleh partai-partai Arab.

“Hari pemilihan berlangsung dengan sangat sedikit insiden yang tidak wajar terkait integritas pemilu, bahkan jika dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya,” ujar seorang sumber kepolisian kepada sejumlah media berbahasa Ibrani pada Kamis (29/10), Times of Israel melaporkan.

“Perlu ditekankan bahwa tidak ada bukti pendukung, baik dari hasil penyelidikan maupun intelijen, untuk mendukung klaim tersebut,” kata sumber itu.

Sehari sebelumnya, klaim mengenai kecurangan tersebut juga telah dibantah oleh seorang pejabat Komite Pemilihan Pusat (CEC) Israel.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan

Di tengah penghitungan suara yang masih berlangsung, partai-partai Arab berhasil meraih 19 kursi dalam pemilihan parlemen pada Selasa (27/10), seiring dengan tingginya tingkat partisipasi yang menjadi sejarah dari komunitas Arab yang merupakan orang Palestina yang menjadi warga Israel.

Sebelum pemungutan suara dimulai, media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa Likud berencana untuk menggugat hasil pemilu di wilayah-wilayah Arab dan mengeklaim bahwa pemilu telah “dicuri” jika Netanyahu tidak menang. Partai penguasa tersebut bahkan telah menyiapkan sejumlah keluhan dan tuduhan kecurangan sebelumnya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Rekomendasi untuk Anda