Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi Demo di Johannesburg Tuntut AS untuk Bebaskan Maduro

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Senin, 26 Januari 2026 - 09:26 WIB

Senin, 26 Januari 2026 - 09:26 WIB

10 Views ㅤ

Aksi demo warga Afsel tuntut AS bebaskan Maduro (Westafricatradehub)

Johannesburg, MINA – Ratusan demonstran berbaris ke konsulat Amerika Serikat di Johannesburg, kota terbesar dan pusat ekonomi di Afrika Selatan, memprotes intervensi AS di Venezuela dan penangkapan mantan presiden Nicolas Maduro.

Protes yang dipimpin anggota Partai Komunis Afrika Selatan dan sejumlah serikat pekerja, menuntut AS untuk membebaskan Maduro. Africa News melaporkan, Ahad (25/1).

“Kami mengirimkan pesan ini melalui aksi protes ke konsulat Amerika Serikat di Sandton,” kata Irvin Jim, Sekretaris Jenderal Serikat Pekerja Logam Nasional Afrika Selatan (NUMSA).

“Kami mengecam invasi militer ilegal AS ke Venezuela, dan menuntut pembebasan segera Presiden Nicolas Maduro dan kamerad Celia Flores,” serunya.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

“Kami tegaskan supremasi hukum internasional, dan hak asasi manusia harus dihormati. Minyak dapat digunakan untuk mempromosikan perdamaian di dunia, bukan perang,” kata Mike Shingange, Wakil Pertama Kongres Serikat Buruh Afrika Selatan. ‘

“Itu sebabnya kami di sini berjanji untuk solidaritas dan mengatakan kepada rakyat Venezuela, kami bersama mereka dan kami akan terus melakukan semua yang kami bisa sampai Maduro dan istrinya dibebaskan,” lanjutnya.

Presiden Cyril Ramaphosa dan partainya, Kongres Nasional Afrika (ANC), juga mengecam tindakan AS dan menyerukan pembebasan Maduro segera.

Nomvula Mokonyane, Wakil Sekretaris Jenderal Pertama ANC, juga berbicara kepada para demonstran, “Atas nama Kongres Nasional Afrika, kami benar-benar ingin memberi hormat kepada para pekerja karena telah menyatukan kita semua di bawah satu panji solidaritas internasional, sebuah sikap menentang agresi imperialis, serta kediktatoran satu orang yang ingin menghancurkan kedaulatan setiap bangsa.”

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Afrika Selatan memiliki hubungan yang tegang dengan AS sejak Presiden Trump kembali berkuasa. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

Tausiyah
Indonesia
Internasional
MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia