Jeddah, MINA – Klub raksasa Arab Saudi, Al-Ittihad dikabarkan kembali menghidupkan minat serius mereka untuk memboyong bintang Liverpool, Mohamed Salah, pada bursa transfer mendatang setelah bintang Eropa itu mengumumkan akan hengkang dari Liverpool musim depan.
Langkah ambisius ini dipandang bukan sekadar strategi teknis di lapangan hijau, melainkan upaya besar memperkuat kehadiran ikon Muslim paling berpengaruh di dunia sepak bola ke dalam liga yang kini tengah bertransformasi menjadi pusat perhatian global. ESPN melaporkan, Kamis (26/3)
Ketertarikan klub yang berbasis di Jeddah ini sebenarnya bukan hal baru, namun kali ini tawaran yang disiapkan disebut-sebut jauh lebih menggiurkan guna meluluhkan pertahanan Liverpool.
Al-Ittihad berambisi menduetkan Salah dengan deretan bintang dunia lainnya yang sudah lebih dulu merumput di Saudi, demi meningkatkan daya saing klub di kancah domestik maupun kompetisi tingkat Asia.
Baca Juga: Pakhtakor vs Al-Nassr: 2-6, Tuan Rumah Dibantai
Pihak Liverpool sendiri sejauh ini masih bersikap hati-hati dalam menanggapi manuver dari tim berjuluk The Tigers tersebut, mengingat peran vital Salah sebagai mesin gol utama di Anfield.
Namun, tekanan dari sisi finansial dan keinginan sang pemain untuk mencari tantangan baru di lingkungan yang lebih dekat dengan kultur Islami diprediksi akan menjadi faktor penentu dalam negosiasi ini.
Kehadiran Mohamed Salah di Arab Saudi diyakini akan memberikan dampak sosial yang luas melampaui urusan olahraga. Sebagai figur yang dikenal taat dan memiliki aksi kemanusiaan yang masif, kepindahan Salah ke pusat dunia Islam tersebut dipandang mampu memperkuat syiar nilai-nilai positif pemuda Muslim di mata internasional.
Para pengamat sepak bola menilai bahwa jika transfer ini terealisasi, maka Liga Pro Arab Saudi akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi utama bagi pesepak bola papan atas dunia.
Baca Juga: Pakhtakor vs Al-Nassr: 1-3 pada Babak Pertama, Joao Felix Brace
Hal ini selaras dengan visi negara tersebut dalam memajukan sektor olahraga sebagai salah satu pilar transformasi sosial dan ekonomi masyarakatnya menuju masa depan yang lebih modern namun tetap religius.
Hingga saat ini, manajemen Al-Ittihad dilaporkan terus menjalin komunikasi intensif dengan agen sang pemain guna mencapai kesepakatan prinsip sebelum musim berakhir.
Publik pencinta sepak bola di seluruh dunia kini menanti apakah sang “Raja Mesir” akan segera berseragam kuning-hitam dan memulai babak baru kariernya di tanah haram. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Megawati Hangestri Tanding Selasa Besok, GS Caltex dan Pink Spider Menang di Laga Pertama
















Mina Indonesia
Mina Arabic