Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Australia Jajaki Impor Pupuk dari Indonesia

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - 1 menit yang lalu

1 menit yang lalu

0 Views

Ilustrasi pupuk Subsidi (foto: Dinas Pertanian Gayo Lues)
Ilustrasi pupuk Subsidi (foto: Dinas Pertanian Gayo Lues)

Jakarta, MINA – Australia menjajaki peluang impor pupuk dari Indonesia setelah melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. Langkah ini menjadi sinyal positif atas meningkatnya daya saing industri pupuk nasional di pasar global, sekaligus membuka peluang baru bagi ekspor komoditas strategis Indonesia.

Dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (15/4), pihak Australia menyampaikan ketertarikan terhadap produk pupuk Indonesia yang dinilai memiliki kualitas kompetitif dan mampu memenuhi standar kebutuhan pertanian modern. Pemerintah Indonesia menyambut baik penjajakan tersebut sebagai bagian dari penguatan kerja sama perdagangan internasional di sektor pertanian.

Wamentan Sudaryono menegaskan bahwa Indonesia saat ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mulai memperluas pasar ekspor pupuk ke berbagai negara.

Menurutnya, kondisi global yang menyebabkan terganggunya rantai pasok pupuk justru menjadi peluang bagi Indonesia untuk tampil sebagai pemasok alternatif yang andal.

Baca Juga: Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sumut 16–19 April 2026

“Permintaan global terhadap pupuk, khususnya urea, terus meningkat. Indonesia memiliki kapasitas produksi yang cukup kuat untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Sudaryono dalam berbagai kesempatan terkait penguatan industri pupuk nasional.

Sebelumnya, pemerintah juga menyampaikan bahwa sejumlah negara lain seperti India dan beberapa negara Asia Pasifik turut menunjukkan minat terhadap produk pupuk Indonesia.

Bahkan, Indonesia disebut berpotensi mengekspor hingga jutaan ton pupuk dalam beberapa tahun ke depan seiring meningkatnya permintaan global dan stabilnya produksi dalam negeri.

Langkah Australia ini bukan hanya bersifat ekonomi, tetapi juga strategis dalam menjaga ketahanan pangan regional. Di sisi lain, peluang ekspor pupuk diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi petani dan industri dalam negeri, termasuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam rantai pasok pangan dunia. []

Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Memburuk, AQI Capai 142 dan Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Ilustrasi pupuk Subsidi (foto: Dinas Pertanian Gayo Lues)
Indonesia