Padang, MINA — Penanganan banjir bandang yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, terus dilakukan hingga Jumat (25/9). Pemerintah bersama tim gabungan kini memfokuskan penanganan pada pemenuhan kebutuhan warga terdampak, pembersihan material, serta pemulihan akses dan fasilitas publik.
Tim SAR pada Jumat berhasil menemukan korban terakhir yang sebelumnya dilaporkan hilang. Korban bernama Agusral (59) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar kompleks perkantoran Bupati Solok. Dengan penemuan tersebut, jumlah korban meninggal akibat banjir bandang menjadi dua orang.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming pada Jumat meninjau langsung lokasi terdampak dan menemui warga di Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro, Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar warga menjadi prioritas selama masa tanggap darurat.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Gibran juga meminta kerusakan rumah, lahan pertanian, ternak, serta fasilitas masyarakat segera didata agar proses bantuan dan pemulihan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Pemerintah juga akan menindaklanjuti rumah warga yang tidak lagi layak ditempati, termasuk kemungkinan pembangunan kembali di lokasi yang lebih aman.
Di sektor kesehatan, perhatian diberikan kepada warga terdampak yang membutuhkan penanganan medis. Salah seorang pengungsi yang mengalami luka pada kaki dirujuk ke RSUD Arosuka setelah mendapatkan pemeriksaan awal.
Wapres juga meminta kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan warga dengan penyakit penyerta mendapat pemantauan secara berkala.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Pemulihan infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Pemerintah meminta akses jalan dan jembatan segera dipulihkan agar mobilitas warga, distribusi bantuan, serta pelayanan publik dapat kembali berjalan.
Sebelumnya, sebanyak 29 alat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur, batu, kayu, dan material lainnya di sejumlah titik terdampak.
Sementara itu, pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan pembersihan dan pendataan kerusakan pascabencana. Akses Solok–Padang telah kembali dapat dilalui, meski aktivitas alat berat masih berlangsung di sejumlah lokasi. Penanganan selanjutnya diarahkan pada pemulihan rumah warga, lahan pertanian, fasilitas umum, serta langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana serupa di kemudian hari.
Sebagai informasi Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Senin malam, 21 September 2026, sekitar pukul 19.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi. []
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic