Solok, MINA — Penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, masih berlangsung hingga Senin (28/9). Bencana yang terjadi, Senin (21/9) tersebut menyebabkan dua warga meninggal dunia, sementara sekitar 480 orang mengungsi di sejumlah lokasi.
Banjir bandang terjadi setelah hujan berintensitas tinggi meningkatkan debit aliran sungai, termasuk Sungai Batang Laso, disertai longsor di kawasan perbukitan. Material berupa lumpur, batu, pasir, dan air kemudian menerjang kawasan perkantoran pemerintah serta permukiman warga di Arosuka, Kabupaten Solok.
BNPB mencatat dua korban meninggal dunia setelah satu korban yang sebelumnya dinyatakan hilang berhasil ditemukan, Jumat (25/9). Dengan seluruh korban yang dilaporkan hilang telah ditemukan, operasi pencarian dan pertolongan kemudian dinyatakan selesai.
Dampak bencana juga cukup luas. Sebanyak 98 rumah tercatat terdampak, termasuk rumah yang mengalami kerusakan berat, sedang, ringan, terendam, dan berada dalam kondisi rawan. Selain itu, 12 gedung perkantoran, lima ruas jalan, dua jembatan, serta sejumlah kendaraan dan lahan pertanian turut terdampak.
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
Pemerintah Kabupaten Solok memperkirakan kerugian akibat banjir bandang mencapai sekitar Rp300 miliar. Status tanggap darurat ditetapkan sejak 22 September hingga 5 Oktober 2026, dengan penanganan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar, pembersihan material, perbaikan infrastruktur, serta pendataan warga terdampak.
Sementara itu, dapur umum masih beroperasi untuk memenuhi kebutuhan makanan warga dan relawan. Layanan tersebut melibatkan pemerintah daerah bersama unsur terkait dan telah berjalan sekitar satu pekan sejak bencana terjadi.
Tahap berikutnya diarahkan pada pemulihan wilayah terdampak, termasuk perbaikan rumah, jembatan, jaringan air bersih, jalan, fasilitas pelayanan publik, serta normalisasi aliran sungai. Pemerintah daerah juga menyiapkan rencana pembangunan sabo dam sebagai bagian dari upaya penanganan pascabencana. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic