Medan, MINA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Utara mencatat sebanyak 532 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Asahan akibat meluapnya Sungai Hianga, Rabu (13/5).
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan banjir merendam permukiman warga di Kecamatan Tinggi Raja dan Kecamatan Sei Dadap.
“Berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat banjir tersebut,” ujarnya, Kamis (14/5)
BPBD mencatat wilayah terparah berada di Kecamatan Tinggi Raja, tepatnya di Dusun X Desa Terusan Tengah, dengan sekitar 500 jiwa dari 120 kepala keluarga terdampak serta 100 rumah terendam banjir.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Sementara di Kecamatan Sei Dadap, banjir berdampak terhadap 32 jiwa dari 10 kepala keluarga di Desa Perkebunan Sei Dadap, Dusun 3 dan Dusun 5. Sebanyak 20 rumah dilaporkan ikut terdampak.
Selain rumah warga, satu tempat ibadah dan satu fasilitas umum berupa puskesmas juga terkena dampak banjir.
Pemerintah daerah bersama BPBD Sumut dan pihak terkait terus melakukan penanganan di lokasi terdampak, termasuk koordinasi untuk membantu warga serta memantau perkembangan debit air di wilayah tersebut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
















Mina Indonesia
Mina Arabic