Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baznas Banjarnegara Gelar Pelatihan Usaha untuk Mustahiq

Zaenal Muttaqin Editor : Rana Setiawan - Selasa, 9 Juli 2024 - 20:27 WIB

Selasa, 9 Juli 2024 - 20:27 WIB

38 Views

Peserta pelatihan usaha mendapatkan bantuan peralatan.(Foto: Baznas Banjarnegara)

Banjarnegara, MINA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menggelar pelatihan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk para penerima zakat (mustahiq). Pelatihan selama 10 hari di Gedung Baznas setempat tersebut diikuti 80 peserta.

Sekretaris Baznas, Eko Juniadi mengatakan, kegiatan pelatihan UEP merupakan salah satu upaya Baznas Banjarnegara untuk membantu mustahiq keluar dari lingkaran kemiskinan. Terdapat empat jenis pelatihan sesuai kejuruannya, yakni pelatihan usaha cuci baju (laundry), potong rambut (barbershop), teknisi las, dan pertukangan kayu.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan para mustahiq dapat memperoleh keterampilan baru yang dapat mereka gunakan untuk membuka usaha dan meningkatkan penghasilan,” jelas Eko, pada acara pembukaan pelatihan di Sasana Bakti Praja, Selasa (9/7).

Diungkapkan, pelatihan diselenggarakan di beberapa lokasi, yakni pelatihan las listrik dan tukang kayu dilaksanakan di kantor Dinas Tenaga Kerja Banjarnegara, pelatihan barbershop dan laundry dilaksanakan di gedung Baznas setempat.

Baca Juga: Kasus Pelecehan Seksual FH UI Tuai Sorotan, Mendiktisaintek Tegaskan Tidak Ada Toleransi

Perwakilan dari Baznas Banjarnegara, Suahardi Ahmad mengatakan, pihaknya menyediakan dana sebesar Rp 228 juta untuk pelaksanaan pelatihan UEP. Dana tersebut digunakan untuk membiayai pelatihan, konsumsi, dan peralatan bagi para peserta.

Baznas juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap para peserta setelah selesai pelatihan,” ujarnya.

Asisten Pembangunan Sekda Banjarnegara, Riatmodjo Ponco Nugroho berpesan kepada para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang diperoleh dengan baik.

“Jangan jual alat-alat yang diberikan karena akan ada pengawasan dan survei dari Baznas,” pesannya.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Kemarau 2026 Lebih Kering dan Panjang

Diharapkan, hasil dari pelatihan UEP dapat menjadi bekal bagi para mustahiq untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Dengan memiliki keterampilan baru, mereka dapat membuka usaha dan meningkatkan penghasilan, sehingga lambat laun mereka dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi muzaki (pemberi zakat) bukan lagi menjadi mustahiq.

Salah seorang peserta pelatihan, Wiji Sukmana, mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut. “Alhamdulillah, saya bisa ikut kursus ini. Rencananya, saya mau buka bengkel las sendiri nantinya,” ucapnya.[]

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pemprof Aceh Tetapkan Siaga Darurat Cuaca Ekstrem hingga 20 April

Rekomendasi untuk Anda

Penandatanganan MoU anatara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) resmi bekerja sama dengan PT Abdi Herba Alami dalam program Sedekah Produk (foto: BAZNAS)
Indonesia
FKB Cilegon Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina lewat BAZNAS RI (foto: humas baznas)
Indonesia
Artikel