Gaza, MIINA – Setelah enam bulan gencatan senjata di Jalur Gaza, Kantor Media Pemerintah wilayah yang diblokade tersebut melaporkan bahwa Israel telah melakukan pelanggaran gencatan senjata sebanyak 2.400 kali.
Kantor Media Pemerintah Gaza juga mengatakan pada Selasa (14/4), sejak 10 Oktober 2025, pasukan Israel telah membunuh 754 warga Palestina di Gaza dan melukai 2.100 lainnya, Al-Mayadeen melaporkan.
Kantor tersebut mengatakan bahwa pelanggaran tersebut merupakan pelanggaran “serius dan sistematis” terhadap gencatan senjata dan protokol kemanusiaan.
Korban sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.
Baca Juga: Lebih Dari 200 Warga Yahudi Dipimpin Rabi Serbu Al-Aqsa
Menurut rincian yang diberikan, pelanggaran yang dilaporkan meliputi:
- 921 insiden penembakan,
- 1.109 insiden pengeboman atau penargetan,
- 97 kasus kendaraan militer memasuki daerah permukiman,
- dan 273 penghancuran rumah dan bangunan lainnya.
Pernyataan itu juga melaporkan bahwa agresi Israel selama periode ini menewaskan 754 orang, termasuk 312 anak-anak, perempuan, dan lansia.
Pernyataan itu menegaskan bahwa 99% dari korban tewas adalah warga sipil.
Pernyataan itu juga melaporkan 50 penangkapan, dengan mengatakan bahwa warga Palestina tersebut diculik dari lingkungan permukiman. []
Baca Juga: Pendeta Betlehem Peringatkan Ancaman Israel terhadap Eksistensi Kristen di Palestina
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic