Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemprof Aceh Tetapkan Siaga Darurat Cuaca Ekstrem hingga 20 April

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - 29 detik yang lalu

29 detik yang lalu

0 Views

Banjir Lumpuhkan Jalur Bireuen–Takengon, Aceh Tengah
penampakan banjir terbaru di Bener Meriah, Aceh Tengah (foto: X)

Banda Aceh, MINA – Pemerintah Aceh menetapkan status siaga darurat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan berlangsung hingga 20 April 2026, menyusul peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG memprediksi wilayah Aceh akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan kilat dalam beberapa hari ke depan. Fenomena ini dipengaruhi oleh aktivitas atmosfer seperti pola siklonik dan pertemuan massa udara yang memicu pertumbuhan awan hujan.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, Selasa (14/4) menyatakan pemerintah kabupaten/kota diminta meningkatkan kewaspadaan dengan mengaktifkan posko siaga selama 24 jam, terutama di daerah yang berpotensi terdampak.

Ia menegaskan bahwa pemantauan kondisi cuaca harus dilakukan secara berkala bersama instansi terkait.

Baca Juga: Kasus Campak di Jambi Meningkat, Layanan Kesehatan Diperkuat

Menurutnya, langkah pencegahan harus segera dilaksanakan, termasuk membersihkan saluran air, sungai, serta melakukan pengerukan endapan untuk menghindari banjir akibat luapan air.

Selain itu, aparat di lapangan diminta memperketat pengawasan di titik rawan seperti kawasan banjir, longsor, dan daerah aliran sungai kritis.

Pemerintah juga mengerahkan Tim Reaksi Cepat serta menyiagakan alat berat untuk penanganan darurat.

Nasir mengatakan seluruh perlengkapan darurat, mulai dari perahu evakuasi, kendaraan operasional, hingga logistik dan tenda pengungsian harus dipastikan siap digunakan.

Baca Juga: Puluhan Titik Panas Terdeteksi di Bengkulu, Ancaman Karhutla Meningkat

Ia menekankan pentingnya kesiapan tersebut guna menghadapi kemungkinan terburuk.

Ia juga menambahkan bahwa jalur evakuasi serta lokasi pengungsian perlu diperiksa ulang demi memastikan keselamatan masyarakat.

Pemerintah daerah diminta rutin melaporkan perkembangan situasi agar koordinasi tetap terjaga dan dampak cuaca ekstrem dapat ditekan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kemkomdigi Sebut Roblox Dinilai Belum Patuh PP Tunas

Rekomendasi untuk Anda