Jakarta, MINA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali merilis perkembangan terbaru bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan jumlah korban meninggal mencapai 990 jiwa dan 222 warga masih dalam pencarian.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan, penambahan korban meninggal berasal dari temuan 21 jenazah, Kamis (11/12).
Ia menjelaskan, temuan terbanyak berasal dari Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara, yang mencatat 16 korban baru. Sementara itu, tiga korban ditemukan di wilayah Sumut dan dua di Sumbar.
Abdul Muhari menjelaskan, jumlah warga yang masih hilang juga mengalami perubahan setelah proses verifikasi ulang bersama pemerintah daerah. Dari 252 orang yang sebelumnya dilaporkan hilang, kini tersisa 222 orang.
Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani
Menurutnya, perbaikan data dilakukan terus-menerus untuk memastikan kecocokan laporan dari lapangan.
Selain itu, BNPB mencatat jumlah pengungsi di tiga provinsi tersebut mengalami penurunan. Dari total 894.501 pengungsi, Rabu (10/12), angka tersebut berkurang menjadi 884.889 jiwa. Penurunan ini terjadi karena sebagian warga mulai kembali ke rumah mereka atau dipindahkan ke lokasi dengan kondisi lebih aman.
BNPB memastikan proses pencarian, evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terus berlangsung. Abdul menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai lembaga kemanusiaan terus diperkuat, mengingat sejumlah wilayah masih menghadapi kendala akses dan cuaca yang belum stabil. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic