Cegah Corona, Menag Imbau Sterilisasi dan Gulung Karpet Masjid

Jakarta, MINA – Menteri Agama Fachrul Razi mengimbau kepada seluruh pengurus masjid di tanah air untuk mensterilkan lingkungan masjid sebagai upaya mengurangi risiko penularan penyakit virus corona (Covid-19).

Selain Fachrul turut hadir Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.

Selain menggulung karpet Fachrul juga mengimbau setiap masjid dilengkapi dengan alat deteksi suhu tubuh.

“Ya kalau suhu tubuhnya dinyatakan tidak normal maka disarankan jamaah tidak memasuki masjid demi kenyamanan dan kesehatan jamaah lainnya. Insyaallah bila tidak ada perubahan, penyelenggaraan buka puasa ramadhan, salat Tarawih serta shalat Witir tahun ini dapat digelar di Masjid Istiqlal,” katanya.

Berdasarkan Protokol Penanganan Covid-19 di Area dan Transportasi Publik yang dikeluarkan Kantor Staf Presiden (KSP) pada 6 Maret 2020, masyarakat yang terdeteksi memiliki suhu 38┬░celcius ke atas dianjurkan untuk segera memeriksakan kondisi tubuh ke fasilitas pelayanan kesehatan. Mereka juga tidak diperkenankan memasuki tempat umum atau menggunakan transportasi umum.

Proses pembersihan Masjid Istiqlal dilakukan dengan penyemprotan disinfektan oleh personel Palang Merah Indonesia (PMI) dibantu jajaran prajurit TNI Angkatan Darat yang mengenakan pakaian hazmat.

Fachrul menambahkan terkait imbauan pembersihan masjid dan menggulung karpet tersebut, pihaknya akan mengintruksikan kepada jajaran Kemenag di provinsi hingga kabupaten untuk segera menindaklanjuti imbauan pembersihan masjid sebagai upaya mengurangi risiko penularan penyakit virus corona (Covid-19). (R/R7/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.