Praha, MINA – Perdana Menteri Ceko Andrej Babis mengatakan pada Ahad (8/2), negaranya saat ini tidak mempertimbangkan untuk bergabung dengan Boar of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian rancangan Presiden AS Donald Trump.
Radio Praha melaporkan, Babis menjelaskan dalam sebuah wawancara dengan TV Ceko Nova bahwa keputusan semacam itu akan membutuhkan persetujuan dari kedua majelis parlemen, membuat prosesnya rumit.
Dia menambahkan, pemerintah Ceko ingin mengoordinasikan posisinya dengan negara-negara anggota Uni Eropa lainnya, banyak di antaranya telah mengesampingkan bergabung dengan BoP.
Disinggung mengenai keterkaitan Ceko dengan negara-negara Arab yang berpartisipasi dalam BoP, Babis menekankan bahwa masalah itu tidak ada dalam agenda pemerintahnya.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Menurut pengamat, sikap Ceko mencerminkan kekhawatiran Eropa tentang sistem kerja BoP, karena peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau lembaga internasional lainnya dalam struktur BoP belum jelas. Struktur BoP menimbulkan keberatan Prancis, Jerman dan negara-negara Eropa lainnya tentang sifat mandat dan kekuasaan dan kemungkinan tumpang tindih dengan badan-badan internasional yang ada.
Republik Ceko menerima undangan resmi untuk bergabung dengan BoP pada akhir Januari, tetapi pihak berwenang di Praha mengkonfirmasi pada saat itu bahwa rincian dewan, termasuk biaya keanggotaan yang mencapai 1 miliar dolar AS (sekitar 16,8 triliun), masih menjadi bahan pertimbangan ekstensif sebelum keputusan akhir dibuat.
Dewan Perdamaian (BoP) saat ini memiliki 27 anggota di bawah kepresidenan Trump, dan figur-figur yang ditunjuk Trump sendiri sebagai penguasa mutlak di organisasi tersebut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
















Mina Indonesia
Mina Arabic