Jakarta, MINA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu dalam beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, pada Selasa (27/1), meminta masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi genangan air yang berpotensi muncul akibat hujan lebat. Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan terkini, terdapat gangguan atmosfer yang memicu pertumbuhan awan konvektif secara signifikan di wilayah tersebut.
“Kondisi atmosfer saat ini sangat mendukung terbentuknya awan-awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat atau petir,” ujar Teuku Faisal.
BMKG mencatat, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, mulai dari genangan dan banjir di wilayah rawan, tanah longsor di daerah dengan kontur tertentu, hingga gangguan pada sektor transportasi darat, laut, dan udara.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru yang dirilis BMKG, sejumlah wilayah di DKI Jakarta diperkirakan mengalami hujan sedang hingga lebat, terutama pada pagi hingga siang hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh atmosfer yang labil serta kelembapan udara yang tinggi di lapisan atas, sehingga mempercepat pembentukan awan konvektif penyebab hujan deras dan petir.
Secara rinci, wilayah Administrasi Kepulauan Seribu diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar antara 26 hingga 28 derajat Celsius dan tingkat kelembapan 80 hingga 85 persen. Jakarta Pusat diperkirakan diguyur hujan sedang dengan suhu 24 hingga 29 derajat Celsius dan kelembapan 73 hingga 94 persen.
Sementara itu, Jakarta Utara diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu 24 hingga 28 derajat Celsius dan kelembapan 74 hingga 92 persen. Wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprakirakan mengalami hujan sedang dengan suhu berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celsius serta tingkat kelembapan relatif tinggi, mencapai 69 hingga 96 persen.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, demi keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari. []
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic