Jakarta, MINA – Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan mampu menghancurkan peradaban Iran meskipun melakukan serangan terhadap negaranya.
Dalam diskusi bertajuk “Perang, Diplomasi, dan Media: Membaca Timur Tengah dari Perspektif Iran” yang diselenggarakan Serikat Jurnalis Islam Indonesia (SAJID) di AQL Islamic Center, Jakarta, Jumat pagi (26/6), Boroujerdi mengatakan, serangan militer hanya dapat menghancurkan bangunan dan merenggut nyawa warga sipil, tetapi tidak akan mematahkan semangat bangsa Iran.
“Mereka mungkin bisa membunuh anak-anak, warga sipil, dan meruntuhkan bangunan. Tetapi semangat dan peradaban Iran akan tetap tumbuh,” ujarnya.
Boroujerdi juga menilai tindakan militer Amerika Serikat merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, alasan bahwa serangan tersebut ditujukan kepada sasaran militer tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan karena warga sipil turut menjadi korban.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Mengenai hubungan dengan negara-negara di kawasan, ia menegaskan Iran tidak pernah menyerang negara tetangganya. Menurutnya, operasi militer Iran hanya ditujukan kepada fasilitas militer milik Amerika Serikat yang berada di wilayah negara tetangga.
Dalam kesempatan itu, Boroujerdi mengatakan Iran pada prinsipnya terbuka terhadap penyelesaian melalui jalur diplomasi. Ia menyebut perundingan damai sebelumnya dilakukan atas permintaan Amerika Serikat sehingga Iran memiliki hak untuk mengajukan poin-poin yang menjadi kepentingannya dalam setiap proses negosiasi.
Boroujerdi juga menyampaikan pandangannya terkait Indonesia. Ia mengklaim Israel telah melakukan tindakan yang berdampak terhadap Indonesia, antara lain melalui serangan terhadap Rumah Sakit Indonesia di Gaza, penurunan bendera Indonesia yang kemudian diganti dengan bendera Israel, serta terbunuhnya sejumlah personel pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di Lebanon. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
















Mina Indonesia
Mina Arabic