Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eisenkot Dapat Dukungan dari Partai Arab untuk Bentuk Pemerintahan Israel

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Kamis, 5 November 2026 - 23:46 WIB

Kamis, 5 November 2026 - 23:46 WIB

19 Views ㅤ

Pemimpin oposisi Gadi Eisenkot (kiri) melakukan pertemuan di Herzliya dengan para pemimpi partai mendiskusikan pembentukan pemerintahan Zionis, Selasa, 3 November 2026. (Foto: X / @gadi_eisenkot / Gadi Eisenkot)

Tel Aviv, MINA – Pemimpin oposisi Israel, Gadi Eisenkot, diperkirakan akan memperoleh dukungan dari 67 anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan Israel berikutnya, setelah dua partai yang dipimpin oleh kelompok Arab menyatakan dukungan mereka pada Kamis (5/11).

Aliansi partai Arab terbesar di Israel, Joint List, menyatakan pada Kamis bahwa mereka akan merekomendasikan Eisenkot untuk membentuk pemerintahan baru menyusul pemilihan umum pekan lalu, Arab News melaporkan.

Joint List, yang meraih 11 kursi dalam pemilihan parlemen pekan lalu, mengumumkan akan merekomendasikan Eisenkot kepada Presiden Isaac Herzog. Langkah ini menyusul dukungan dari partai United Arab List—yang dikenal juga dengan nama Ra’am dan memiliki delapan kursi—yang telah menyatakan dukungannya lebih awal pada hari yang sama.

Daftar partai yang mayoritas anggotanya berasal dari kelompok Arab berhasil meraih 19 kursi parlemen dari total 120 kursi yang tersedia. Hal ini menjadikan mereka sebagai penentu (kingmaker) potensial dalam pemerintahan Israel mendatang.

Baca Juga: Israel Tetap Serang Gaza Meski Banjir Rendam Ribuan Tenda Pengungsi

Dukungan tersebut memberikan Eisenkot yang memimpin partai sentris Yashar dukungan dari faksi-faksi yang menguasai mayoritas kursi di Knesset, parlemen Israel yang beranggotakan 120 orang.

Aliansi tersebut menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk memperkuat upaya menggantikan Benjamin Netanyahu dan merespons tuntutan publik agar pemerintahannya tidak kembali berkuasa. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pemukim Israel Serang Petani Palestina dan Curi Hasil Panen

Rekomendasi untuk Anda