Fadjar Panjaitan Akan Kembangkan Gudep Pramuka Berbasis Megapolitan

Jakarta, MINA– Mantan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan, terpilih sebagai Ketua Kwartir Daerah Pramuka Jakarta dalam Musyawarah Daerah Pramuka DKI.

“Saya akan mengembangkan urban scouting melalui model gugus depan (gudep) perkotaan berbasis megapolitan,” kata Fadjar Panjaitan dalam keterangan tertulis yang diterima MINA, Kamis (31/1).

Menurut Fadjar, kegiatan pendidikan pramuka di perkotaan perlu lebih diprioritaskan melalui pengembangan berbagai kegiatan yang mengacu kepada kehidupan megapolitan.

“Anggota Pramuka Jakarta adalah warga yang telah terbiasa hidup dalam suasana megapolitan,” ujarnya.

Fadjar menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari visi baru yang dicanangkan yaitu Gerakan Pramuka DKI Jakarta Maju, Transparan, Modern dan Berkelanjutan. Visi ini akan memperkuat visi nasional yakni Gerakan Pramuka Wadah Utama Pembentukan Kader Peminpin Bangsa.

Kwartir Daerah DKI Jakarta, kata Fadjar, harus menjadi contoh dalam memajukan pendidikan Pramuka sejalan dengan aspirasi dan kebutuhan mereka untuk menjadi kader pemimpin bangsa.

Selain itu juga harus mampu menawarkan program pendidikan Pramuka yang berorientasi pada masa depan yang kecepatan perubahannya sangat cepat.

Fadjar yakin bahwa kwartir di seluruh tingkatan di DKI Jakarta mampu melakukan perubahan pendidikan Pramuka menjadi lebih mendidik, menarik dan menantang bagi anak muda Jakarta.

Ia juga berkomitmen untuk membangun jaringan dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) untuk berperan aktif sebagai penyedia dana baik melalui program kerjasama maupun sebagai sponsor program.

Untuk program bagi peserta didik, Fadjar akan meningkatkan kuantitas mereka yang memiliki kualifikasi Pramuka Garuda.

Fadjar mengajak seluruh kwatir di DKI berlomba-lomba dan memberikan fokus yang lebih besar untuk menjadikan anggota pramuka menjadi ribuan Pramuka Garuda.

Menurutnya, Kwartir Daerah DKI Jakarta perlu meningkatkan kapasitas dan kompetensi organisasi, personal dan alat kelengkapan pembinaan secara terus menerus dan berlanjut agar semakin mampu menawarkan program pendidikan kepramukaan yang diminati dan dicari oleh anak muda.

Untuk itu, ujar Fadjar, Kwartir Daerah DKI Jakarta harus menjadi organisasi yang maju dan modern dengan melakukan penataan dan perkuatan kelembagaan di segala bidang dan di semua tingkatan.

Kapasitas penyelenggaraan administrasi, program, manajemen keuangan, perbekalan dan peralatan perlu semakin ditingkatkan. Apa lagi yang berkaitan dengan informasi. Berbagai media sosial dan media mainstream perlu dioptimalkan sehingga perkembangan kemajuan Gerakan Pramuka dapat lebih dipahami oleh masyarakat luas.

“Penyelenggaaan pendataan lengkap Pramuka kiranya dapat dimintakan dukungan Dinas Olah Raga Provinsi DKI Jakarta dan Unit Pengelola Data Provinsi DKI Jakarta,” kata Fadjar yang pernah menjadi Camat Kali Deres dan Sawah Besar.

Fadjar menjelaskan Kwarda DKI Jakarta kiranya perlu meningkatkan kapasitas dan kompetensinya dalam berbagai keterampilan, sehingga perannya dapat berguna bagi sesama.

Dengan berbagai keterampilan dan pemahaman terhadap masalah sosial (narkotika, HIV/AIDS), dan lingkungan, maka anggota Pramuka Jakarta dapat lebih melibatkan pada upaya penanganan bencana, masalah sosial dan lingkungan hidup.

Kompetensi itu kiranya dapat diperoleh secara teratur dengan melakukan berbagai latihan baik dengan dukungan instruktur dan atau pelatih dari Dinas Pemadam Kebakaran, TNI/Polri, Puskesmas/PMI dan lain sebagainya.

Fadjar mengatakan, pihaknya mendorong agar seluruh Kwartir di segala tingkatan dan gugus depan (gudep) untuk memperkuat anggota pramuka memiliki kualifikasi yang memadai.

Oleh karena itu, Gerakan ini perlu dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu memberikan kontribusi yang maksimal.

“Saya mengajak seluruh jajaran kwartir untuk mengisi Pramuka Peduli dengan aktivitas nyata melalui peningkatan partisipasi aktif dalam mengumpulkan dana sepanjang tahun yang dikelola secara transparan,” katanya. (R/awj/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)