Hamada: Ini Pertandingan Bersejarah bagi Palestina

Sharjah, MINA – Penjaga gawang andalan timnas Palestina Rami Hamada memuji hasil imbang tanpa gol timnya melawan Suriah dalam pertandingan pertama di Piala Asia (AFC Asian Cup) 2019.

Menurutnya, torehan satu poin di pertandingan pembuka Grup B yang dimainkan di Stadion Sharjah, Sharjah, Uni Emirat Arab, Ahad (6/1) malam waktu setempat atau Senin (7/1) dinihari WIB tersebut sebagai pertandingan bersejarah bagi bangsa Palestina.

Tim Palestina mampu meredam gempuran serangan Suriah hingga pertandingan berakhir dengan poin berharga dalam memulai perebutan meraih gelar juara kompetisi sepakbola antar negara benua Asia tersebut.

Sederetan penyelamatan luar biasa dari Hamada dan beberapa instruksi tegas oleh pelatih Noureddine Ould Ali membuat Palestina berhasil memupus kemenangan untuk meraih tiga poin bagi Suriah, demikian keterangan pers dari laman resmi AFC.

Mereka berhasil meredam serangan tim lawannya yang lebih kuat, meskipun bermain dengan 10 pemain pada 22 menit babak terakhir, karena Mohammed Saleh harus diusir ke luar lapangan.

“Ini adalah poin penting, bukan hanya fakta melawan tim Suriah yang kuat, tetapi juga karena ini adalah poin pertama Palestina (sepanjang sejarah partisipasi) di Piala Asia AFC,” jelas pemain berusia 24 tahun itu.

Palestina tampil untuk kali kedua berturut-turut dalam kompetisi sepakbola Asia itu.

Sebelumnya, Palestina harus gigit jari usai dikalahkan dalam tiga pertandingan saat melakukan debutnya di Australia empat tahun lalu. Palestina kali ini lebih kompetitif.

“Ini adalah pertandingan yang sulit bagi kami, jadi saya benar-benar ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan tim saya atas semua upaya mereka. Bahkan ketika kami mendapatkan satu pemain yang (harus) diusir (ke luar lapangan), kami masing-masing berjuang habis-habisan,” kata Hamada.

“Ini yang membedakan kami dari lawan kami; kami selalu menunjukkan karakter yang kuat di lapangan,” ujarnya.

“Para pemain waspada selama 90 menit dan begitu juga saya. Kami saling menjaga dan bertekad untuk mencapai tujuan kami. Kami berjuang untuk nama Palestina dan bendera di dada kami dan itulah kekuatan terbesar kami.”

Dengan hasil ini, Palestina menduduki peringkat kedua klasemen Grup B dengan koleksi satu poin. Sedangkan, Suriah di peringkat ketiga juga dengan satu poin.

Pucuk klasemen Grup B dihuni oleh Yordania dengan tiga poin, sedangkan Australia berada di posisi juru kunci.

Palestina akan menghadapi juara bertahan Australia dalam pertandingan kedua grup B di Stadion Rashid di Dubai, Jumat (11/1).(T/R01/B05)

Mi’raj News Agency (MINA)