Al-Quds, MINA – Gerakan perlawanan Hamas mengecam keterlibatan Menteri Keamanan Israel dari sayap kanan, Itamar Ben Gvir, dalam pembongkaran sebuah gedung apartemen di Al-Quds (Yerusalem Timur) yang diduduki.
Hamas memyebut, Ben-Gvir menggunakan tindakan kekerasan terhadap warga Palestina untuk meraih keuntungan elektoral.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa (6/10), Hamas menyatakan kehadiran Ben Gvir di lokasi pembongkaran menegaskan kebijakan terorisme yang disponsori negara oleh pemerintah Israel. Hamas menyebutnya sebagai “lbagian dari kampanye eskalasi yang menyasar rumah-rumah warga Palestina di Yerusalem.”
Hamas menuduh para pemimpin Israel saling bersaing untuk meraih keuntungan elektoral dengan mengorbankan warga Palestina dan tanah mereka. Gerakan itu mendesak tindakan internasional segera untuk mengekang pembongkaran rumah dan pengusiran warga Palestina di Yerusalem oleh Israel.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan
Ben Gvir secara pribadi mengawasi pembongkaran sebuah gedung hunian dan pengusiran 70 penghuninya di lingkungan al-Tur pada Selasa pagi.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
















Mina Indonesia
Mina Arabic