Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamas Kecam Israel Atas Peletakan Batu Pertama Pusat Warisan di Bandara Yerusalem

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Senin, 6 Juli 2026 - 09:27 WIB

Senin, 6 Juli 2026 - 09:27 WIB

14 Views

Peletakkan batu pertama pembangunan Pusat Warisan di lokasi Bandara Internasional Yerusalem bersejarah di Qalandiya (foto: PIC)

Yerusalem, MINA – Gerakan perlawanan Palestina, Hamas mengecam keras langkah Israel yang meletakkan batu pertama pembangunan Pusat Warisan di lokasi Bandara Internasional Yerusalem bersejarah di Qalandiya, utara kota yang diduduki.

Seperti dikutip dari Palestine Information Center, Senin (6/7), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu turut hadir dalam acara tersebut, yang oleh Hamas dinilai sebagai eskalasi berbahaya dalam upaya melakukan Yahudisasi Yerusalem.

Hamas menyatakan, proyek ini merupakan upaya sistematis untuk mengubah bandara bersejarah milik Palestina menjadi kawasan yang terintegrasi dengan permukiman Yahudi, sekaligus memaksakan realitas baru di lapangan yang semakin mengikis keberadaan Palestina di kota suci tersebut.

Hamas juga menyoroti persetujuan Israel atas percepatan pembangunan hotel-hotel permukiman di seluruh Tepi Barat.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Bersamaan dengan itu, beredar laporan yang mengungkap rencana Israel untuk menguasai lebih dari 140 situs arkeologi di Hebron.

Hamas menilai semua ini adalah bagian dari kampanye besar-besaran untuk merebut tanah dan situs warisan Palestina, yang secara terang-terangan melanggar resolusi internasional yang menyatakan pemukiman Israel ilegal.

Hamas menegaskan bahwa segala upaya Israel untuk mengubah identitas tanah Palestina tidak akan pernah berhasil, karena tanah ini tetap terikat kuat dengan warisan Palestina, Arab, dan Islam.

Karena itu, Hamas mendesak Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam untuk segera mengambil tindakan nyata guna melindungi tanah suci dan situs bersejarah Palestina, terutama di Yerusalem.[]

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda