Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamas Kutuk Pernyataan Wapres AS soal Bantuan Gaza

Hasanatun Aliyah Editor : Widi Kusnadi - 1 jam yang lalu

1 jam yang lalu

0 Views

Para pejuang Hamas di Gaza. (Al Jazeera)

Gaza, MINA – Gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas menyatakan kecaman keras terhadap pernyataan yang dibuat oleh Wakil Presiden AS, J.D. Vance yang mengatakan bahwa pasokan bantuan yang masuk ke Jalur Gaza adalah yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Seperti dikutip dari Palinfo, Kamis (16/4) bahwa Hamas menggambarkan komentar tersebut sebagai “menyesatkan dan jauh dari kenyataan.”

Gerakan tersebut mengatakan, kondisi di Gaza bertentangan dengan klaim tersebut, dengan merujuk pada kebijakan “kelaparan yang direkayasa” yang terus memperburuk krisis kemanusiaan setiap hari.

Hamas menambahkan, otoritas penjajah Israel belum mematuhi ketentuan fase pertama dari perjanjian gencatan senjata dan sebaliknya membuat penduduk Gaza berada dalam tekanan terus-menerus melalui blokade serta pembatasan aliran bantuan.

Baca Juga: Afghanistan Kirim Lebih dari 500 Ton Bantuan ke Gaza

Pernyataan itu mencatat bahwa Jalur Gaza menghadapi kekurangan parah pasokan dasar, termasuk makanan, obat-obatan, dan bahan bakar, menurut laporan dari organisasi hak asasi manusia dan lembaga internasional, di samping serangan terus-menerus terhadap infrastruktur.

Gerakan tersebut menyerukan kepada para mediator dan komunitas internasional, khususnya PBB untuk mengambil tindakan segera dan memberikan tekanan nyata kepada Israel guna menghentikan kebijakan kelaparan dan memastikan pengiriman bantuan tanpa hambatan.

Hamas juga menyerukan agar para pemimpin Israel dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan dan pelanggaran serius, serta menekankan perlunya membawa mereka ke pengadilan internasional.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Faksi-Faksi Palestina Tingkatkan Koordinasi Hadapi Inisiatif Dewan Perdamaian soal Gaza

Rekomendasi untuk Anda