Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamas Tegaskan Kesepakatan Gaza Adalah Paket Utuh, Tidak Ada Penyerahan Senjata kepada Israel

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Ahad, 2 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Ahad, 2 Agustus 2026 - 04:09 WIB

54 Views ㅤ

Pejuang Hamas di tengah masyarakat Gaza (foto: X)

Gaza, MINA – Pemimpin Hamas, Dr. Ghazi Hamad, menegaskan bahwa kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik di Jalur Gaza merupakan paket utuh kerangka kerja terpadu yang tidak dapat dibagi atau dilaksanakan secara terpisah.

Hamad juga menjelaskan terkait arsip senjata yang dianggap paling sensitif, bahwa  penyerahan senjata faksi-faksi bukan kepada pendudukan Israel, tetapi kepada Komite Nasional dan badan-badan nasional independen yang akan disepakati kemudian. Jaridah al-Quds melaporkan, Kamis (1/8).

Ia menegaskan bahwa komitmen gerakan untuk melaksanakan apa yang tercantum dalam rancangan tersebut bergantung pada komitmen penuh pendudukan Israel terhadap semua komitmen, seraya memperingatkan catatan panjang pendudukan dalam melanggar kesepakatan sebelumnya.

Hamad dalam pernyataan persnya mengatakan bahwa gerakan tersebut memutuskan untuk menyetujui perjanjian setelah konsultasi intensif dengan para mediator dan faksi-faksi Palestina. Ia menggambarkan tahap saat ini sebagai “luar biasa” yang membutuhkan keputusan sulit untuk menyelamatkan penduduk dari bencana kemanusiaan.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

“Gerakan ini tidak didorong oleh kesenangan terhadap kesepakatan tersebut, melainkan oleh kebutuhan untuk menghentikan perang pemusnahan dan membuka cakrawala baru bagi rekonstruksi serta kehidupan di Jalur Gaza,” tegasnya.

Hamad juga menekankan bahwa gerakannya telah meneliti semua detail klausul keamanan untuk memastikan bahwa klausul tersebut tidak diartikan sebagai penyerahan politik atau pengabaian hak-hak sah rakyat Palestina. Pelaksanaan pengaturan keamanan, termasuk penanganan terowongan dan senjata berat, akan dikaitkan dengan jadwal pasti yang menjamin penarikan pasukan pendudukan dari semua wilayah yang telah mereka masuki.

Ghazi Hamad mengatakan bahwa Hamas akan terus memantau sikap pendudukan di lapangan sebelum mengambil langkah praktis terkait pengaturan keamanan. Ia menegaskan bahwa jika Israel tidak mematuhi ketentuan rencana, “kami tidak akan berkomitmen pada peran kami.”

“Kini bola ada di tangan komunitas internasional untuk menekan pendudukan agar mematuhi hak-hak perdamaian,” lanjutnya. []

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda