Doha, MINA – Hamas dengan tegas menolak setiap upaya untuk melucuti senjata gerakan perlawanan. Penguasa Jalur Gaza itu memperingatkan terhadap campur tangan asing dalam urusan Palestina, sambil menuntut jaminan yang lebih kuat dan lebih rinci untuk fase kedua gencatan senjata dengan Israel, kata pejabat tinggi Hamas, Osama Hamdan.
Dalam sebuah wawancara dengan al-Masirah Yaman, Selasa (23/12), Osama Hamdan menekankan bahwa Hamas tidak akan pernah menyerahkan senjatanya kepada kekuatan asing.
“Perlawanan menolak kedatangan pasukan asing untuk melucuti senjata kami [dan mengambil] senjata yang gagal diambil oleh pendudukan dari kami. Gagasan untuk menyerahkan senjata adalah gagasan yang tidak diterima oleh perlawanan,” tegasnya. Press TV melaporkan.
Hamdan juga membahas gencatan senjata yang sedang berlangsung dengan Israel, yang terus dilanggar oleh rezim Zionis tersebut. Ia menggarisbawahi perlunya jaminan yang lebih jelas pada tahap selanjutnya.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
“Pada fase kedua perjanjian Gaza, jaminan harus lebih jelas dan komitmen harus lebih rinci,” katanya, mengutip pelanggaran berulang Israel terhadap kesepakatan sebelumnya.
“Musuh Zionis tidak mematuhi perjanjian, dan bahkan perjanjian internasional yang mereka buat pun menjadi sasaran pelanggaran terang-terangan,” tambahnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic