Bogor, MINA – Imaam Yakhsyallah Mansur mengajak umat Islam untuk dapat melaksanakan puasa Ramadhan dengan mengikuti teladan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
“Mari berpuasa Ramadhan mengikuri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, agar kita mendapatkan petunjuk dari Allah,” ujar Imaam Yakhsyallah pada tausiyah Ta’lim Akhir Sya’ban di Pondok Pesantren Al-Fatah Pasirangin, Cileungsi, Bogor, Jabar, Ahad (8/2).
Sepanjang bulan suci Ramadhan, ia menyerukan jamaah agar lebih sering berada dan tinggal di masjid, untuk shalat berjamaah, shalat sunnah, berdzikir, membaca Al-Quran, hingga puncaknya melaksanakan i’tikaf pada 10 hari akhir Ramadhan.
“Jangan sampai selama puasa intensitas kita ke masjid malah berkurang,” ujarnya di hadapan ribuaan jamaah dari Jabodetabek, pada ta’lim bertema “Memperkuat Semangat Ramadhan dalam Pengamalan Jama’ah Imaamah dan Pembebasan Masjid Al-Aqsha”.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Imaam Yakhsyallah mengharapkan, selama bulan Ramadhan diupayakan masing-masing jamaah dapat khatam Al-Quran minimal tiga kali khatam.
Selain itu, ia juga mengajurkan jamaah untuk lebih banyak bersedekah, terutama memberikan makanan kepada sesama, pada bulan Ramadhan.
Imaam Yakhsyallah juga menyampaikan memaknai kesabaran sebagai bagian dari proses ibadah puasa. Termasuk upaya pembebasan Masjidil Aqsa dan Palestina pun memerlukan proses, yang memerlukan kesabaran.
“Termasuk upaya mempersatukan umat Islam pun memerlukan kesavbaran,” imbuhnya. []
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic