Teheran, MINA — Iran akan menggelar pertemuan bersama Irak dan negara-negara Teluk di Oman pada awal pekan depan untuk membahas jalur pelayaran komersial melalui Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di jalur strategis tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan pertemuan pada 14 September mendatang akan membahas hasil perundingan antara Iran dan Oman mengenai pembentukan jalur aman bagi pelayaran komersial melalui Selat Hormuz.
Pernyataan Baqaei disampaikan dalam keterangan yang disiarkan televisi pemerintah Iran, IRIB, Jumat (11/9).
Menurut Baqaei, Iran dan Oman telah mencapai pemahaman mengenai jalur pelayaran sementara di Selat Hormuz.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Ia menegaskan Iran tetap berkomitmen menjaga keamanan navigasi di kawasan tersebut.
“Iran tetap berkomitmen untuk memastikan keamanan navigasi di selat tersebut,” kata Baqaei.
Pertemuan di Oman berlangsung ketika ketegangan antara Teheran dan Washington terkait Selat Hormuz meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Jalur tersebut menjadi salah satu rute penting bagi perdagangan energi dunia.
Baqaei mengatakan kesepahaman antara Iran dan Oman mengenai jalur pelayaran komersial merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keamanan navigasi di Selat Hormuz.
Pertemuan yang melibatkan Iran, Irak, dan negara-negara Teluk tersebut diharapkan membahas hasil pembicaraan Iran-Oman serta mekanisme pengaturan jalur aman pelayaran di Selat Hormuz.
Situasi di Selat Hormuz menjadi perhatian internasional karena gangguan terhadap jalur tersebut berpotensi berdampak terhadap perdagangan dan pasokan energi global.[]
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic