Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Bangun 12.300 Unit Hunian Permukiman di Tepi Barat Sepanjang 2026

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Rabu, 16 September 2026 - 11:03 WIB

Rabu, 16 September 2026 - 11:03 WIB

579 Views

Permukiman ilegal Israel di Tepi Barat (Foto: Wafa)

Tepi Barat, MINA– Otoritas penjajah Israel membangun 12.300 unit hunian di Tepi Barat antara awal 2026 hingga 13 September, menurut laporan Pusat Informasi Palestina yang dikutip Selasa (15/9).

Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok Palestina mengatakan, pemantauannya menunjukkan tingkat aktivitas perencanaan yang tinggi dengan tujuan memperluas permukiman.

Komisi tersebut menyebut ada tambahan 53 rencana untuk 5.783 unit hunian di Yerusalem Timur di dalam batas-batas yang ditetapkan kotamadya Israel.

Hanya pada bulan September, Israel memajukan 12 rencana baru untuk 2.340 unit hunian yang mencakup total area 1.761 dunum.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Dalam laporan sebelumnya, komisi mengatakan badan-badan perencanaan Israel telah mempertimbangkan 524 rencana struktural untuk permukiman ilegal antara 7 Oktober 2023 dan 30 Juni 2026.

Pemerintahan Benjamin Netanyahu telah mempercepat perluasan permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki sejak menjabat pada akhir 2022, dengan menyetujui pendirian 104 permukiman ilegal baru sejak saat itu.

Israel telah menduduki Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak 1967. Permukiman Israel dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda