Tel Aviv, MINA – Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeklaim pada Selasa (17/3) bahwa Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, telah tewas dalam serangan Israel. Belum ada konfirmasi langsung dari Iran.
Katz mengatakan bahwa Gholamreza Soleimani, komandan pasukan paramiliter Basij, juga tewas dalam serangan terpisah pada Selasa dini hari.
Namun, beberapa menit setelah pengumuman Katz, sebuah catatan tulisan tangan dari Larijani dipublikasikan di akun Telegram-nya. Quds News Network (QNN) melaporkan.
Dalam catatan tersebut, Larijani memberikan penghormatan kepada pasukan angkatan laut yang telah gugur baru-baru ini, menjelang upacara pemakaman sehari kemudian.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
“Kemartiran pasukan angkatan laut Tentara Republik Islam yang gagah berani di (IRIS) Dena adalah bagian dari pengorbanan bangsa yang gagah berani, yang telah muncul di masa kritis perjuangan melawan penindas internasional,” bunyi catatan tersebut.
“Saya memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk memberikan kedudukan tertinggi bagi para martir terkasih ini.” Catatan itu juga diunggah di akun X Larijani.
Unggahan terakhirnya sebelum itu adalah 13 jam sebelumnya, pada Senin (16/3) malam.
Larijani adalah salah satu tokoh paling berpengaruh di Iran. Ia telah dipandang sebagai pemimpin de facto selama dua pekan terakhir sejak pembunuhan Ali Khamenei, mantan pemimpin tertinggi.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Pada Jumat (13/3), ia terlihat di jalan Teheran ikut serta dalam demonstrasi massal untuk Hari Al-Quds Internasional. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic