Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Setujui Pengerahan Pasukan Internasional ke Gaza

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 30 Juli 2026 - 07:02 WIB

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:02 WIB

67 Views ㅤ

International Stabilization Force (ISF) (foto: X)

Tel Aviv, MINA – Pemerintah Israel menyatakan persetujuannya terhadap rencana pengerahan pasukan internasional ke Jalur Gaza yang diklaim sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan pascakonflik.

Keputusan tersebut disetujui kabinet keamanan Israel dalam kerangka rencana gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat, meski waktu pelaksanaannya belum diumumkan. Yedioth Ahronoth melaporkan, Kamis (30/7).

Pasukan multinasional yang diberi nama International Stabilization Force (ISF) direncanakan bertugas di sejumlah wilayah Gaza yang tidak berada di bawah kendali langsung militer Israel.

Berdasarkan rencana tersebut, personel keamanan akan berasal dari beberapa negara, termasuk Maroko dan Uganda, dengan penempatan setiap kontingen tetap memerlukan persetujuan pemerintah Israel.

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

Rencana pengerahan pasukan internasional merupakan bagian dari proposal yang lebih luas untuk mendukung distribusi bantuan kemanusiaan, membentuk pemerintahan sipil Palestina di Gaza, serta membuka jalan bagi penarikan bertahap pasukan Israel dari wilayah tersebut.

Namun, implementasinya masih menghadapi kendala karena belum tercapainya kesepakatan mengenai pelucutan senjata kelompok Hamas dan pengaturan keamanan jangka panjang.

Di tengah pembahasan rencana tersebut, situasi di Jalur Gaza masih jauh dari kondusif. Sebagian besar wilayah mengalami kerusakan berat akibat perang yang berlangsung selama hampir tiga tahun.

Sementara itu, jutaan warga Palestina masih bergantung pada bantuan kemanusiaan karena kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap layanan dasar.

Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa

Sejumlah pihak menyambut baik langkah Israel yang membuka peluang bagi kehadiran pasukan internasional sebagai bagian dari proses stabilisasi.

Namun, berbagai kalangan menilai keberhasilan misi tersebut akan sangat bergantung pada terciptanya gencatan senjata yang berkelanjutan, perlindungan terhadap warga sipil, serta adanya kesepakatan politik yang melibatkan seluruh pihak terkait.

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan berbagai negara terus menyerukan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi, disertai akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan bagi penduduk Gaza.

Pengerahan pasukan internasional dapat menjadi langkah awal menuju stabilitas apabila diikuti komitmen Zionis Israel untuk menghentikan kekerasan dan mendukung proses rekonstruksi wilayah yang porak-poranda akibat perang. []

Baca Juga: Empat Warga Palestina Syahid dalam Pelanggaran Terbaru Israel di Gaza

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia