Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jaringan Advokasi Australia-Palestina Kecam Langkah Pemerintah Undang Presiden Israel

sri astuti Editor : Widi Kusnadi - Rabu, 24 Desember 2025 - 20:46 WIB

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:46 WIB

7 Views ㅤ

Presiden Israel Isaac Herzog

Canberra, MINA – Jaringan Advokasi Australia-Palestina (APAN) pada Rabu (24/12) mengeluarkan pernyataan yang mengecam keputusan pemerintah untuk mengundang Presiden Israel ke negara tersebut.

“Keputusan ini merupakan kegagalan moral yang serius dan penghinaan langsung terhadap ratusan ribu warga Australia yang telah menghabiskan lebih dari dua tahun memprotes genosida Israel yang berkelanjutan terhadap warga Palestina dan menuntut pertanggungjawaban berdasarkan hukum internasional,” kata APAN dalam pernyataannya.

APAN mengatakan, Presiden Herzog bukanlah figur simbolis atau seremonial. Sebagai Kepala Negara Israel selama serangan genosida terhadap Gaza, ia telah membuat pernyataan publik yang secara luas dikecam sebagai niat genosida, termasuk menegaskan“seluruh bangsa” bertanggung jawab dan bahwa “tidak ada warga sipil yang tidak bersalah di Gaza”, bahasa yang melegitimasi hukuman kolektif dan pembunuhan massal warga sipil.

Herzog juga disebut-sebut dalam proses di hadapan Mahkamah Internasional karena pernyataannya yang menghasut. Ia juga secara terbuka menolak penentuan nasib sendiri Palestina, menyatakan bahwa solusi dua negara akan menjadi “hadiah bagi teroris.”

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

APAN menyatakan kekhawatiran bahwa warga Australia mungkin dicegah untuk memprotes kunjungan Herzog dan menghadapi tuntutan pidana, eskalasi berbahaya yang mengikis kebebasan demokrasi untuk melindungi pemimpin asing yang berkunjung dari pertanggungjawaban.

APAN menyimpulkan pernyataannya dengan menegaskan bahwa Australia tidak boleh menyambut mereka yang secara aktif berpartisipasi dan mendukung genosida Israel dan tidak boleh memberi penghargaan kepada kejahatan perang dengan undangan diplomatik. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem

Rekomendasi untuk Anda