Surakarta, MINA – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melakukan tinjauan ke Pasar Gede, Solo untuk memastikan harga dan pasokan bahan pokok tetap stabil jelang lebaran atau perayaaan Idul Fitri 1447 H.
Seperti dikutip dari situs Pemprov Jateng, Kamis (19/3), Ahmad Luthfi didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta BUMD pangan PT Jateng Agro Berdikari (JTAB), menyusuri lorong pasar sambil berdialog dengan para pedagang.
Tak sekadar memantau, Luthfi juga belanja sejumlah komoditas seperti kerupuk rambak, kacang panjang, jamur, hingga pete, dari lapak pedagang.
Luthfi menegaskan pentingnya pengecekan langsung di lapangan, meski pemerintah telah memiliki sistem pemantauan digital.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
“Kita punya aplikasi untuk memantau harga di seluruh pasar di Jawa Tengah. Tapi itu tidak cukup, harus kita cek langsung di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat dua indikator utama yang menjadi perhatian pemerintah, yakni ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok.
Dari hasil pantauan, harga sejumlah komoditas seperti cabai dan telur ayam ras, memang mengalami fluktuasi. Namun, menurutnya, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar, seiring meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
“Kalau naik sedikit itu wajar. Cabai di kisaran Rp70 ribu sampai Rp80 ribu, jadi masih normal. Kemarin sempat Rp100 ribu, sekarang sudah mulai turun,” jelasnya.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Sementara itu, stok bahan pokok lainnya seperti beras, minyak goreng, dan daging ayam dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi. Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan langkah antisipasi melalui sinergi dengan Bulog dan BUMD pangan.
“Begitu ada kenaikan harga di pasar, JTAB langsung turun melakukan intervensi,” tegasnya.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
















Mina Indonesia
Mina Arabic