Berlin, MINA – Jerman pada Ahad (1/2) menolak keputusan Iran untuk menetapkan angkatan bersenjata negara-negara anggota Uni Eropa sebagai organisasi teroris.
Langkah Iran ini disebut tidak berdasar dan propagandis, sebagai balasan atas penetapan UE yang menetapkan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran sebagai organisasi teroris.
Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menyatakan, pengumuman balasan Teheran tidak akan mengubah sikap Berlin setelah langkah UE terhadap IRGC. Ia mengkritik respons Iran sebagai tidak berdasar dan bermotif politik, seraya membela penetapan UE atas IRGC sebagai langkah yang tepat dan sudah lama dinanti-nantikan.
Wadephul menuduh IRGC telah menekan protes damai secara keras, mengeksekusi lawan politik dan mengekspor terorisme ke luar perbatasan Iran.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
“Mereka yang menekan protes damai, mengeksekusi anggota oposisi, dan menyebarkan teror ke Eropa tidak dapat mengalihkan kritik dengan taktik pengalihan politik,” ujarnya.
Menteri Jerman itu juga menegaskan kembali dukungan politik Berlin bagi rakyat Iran yang mencari kehidupan yang lebih baik.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
















Mina Indonesia
Mina Arabic