Jambi, MINA — Kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi, Jumat (18/9) sore. Kondisi tersebut menyebabkan kualitas udara memburuk hingga masuk kategori sangat tidak sehat.
Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi Saleh Ridho mengatakan kualitas udara sempat membaik pada pagi hari, tetapi kembali memburuk ketika kabut asap semakin pekat pada sore hari.
“Pagi tadi sempat membaik, berkurang di level tidak sehat. Sore ini lantaran kabut mulai tampak pekat, kualitas udara kembali memburuk di level sangat tidak sehat,” katanya.
Berdasarkan pemantauan IQAir pada Jumat pukul 15.10 WIB, kualitas udara Kota Jambi berada pada AQI US 224 atau kategori sangat tidak sehat. Polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi 148,4 mikrogram per meter kubik.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 3 November 2026
Saleh mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak dan menggunakan masker ketika harus bepergian. Ia menyebut kondisi udara yang memburuk dalam beberapa hari terakhir berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.
Kabut asap juga dirasakan warga Kota Jambi. Suasana sore tampak kekuningan karena sinar matahari tertutup asap, sementara sejumlah warga mengeluhkan mata perih dan bau asap yang cukup kuat ketika berkendara.
Kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya karhutla di Provinsi Jambi. Data Satgas Karhutla Jambi per 16 September 2026 mencatat luas lahan terbakar mencapai 3.048,68 hektare, tersebar di sejumlah wilayah di provinsi tersebut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
















Mina Indonesia
Mina Arabic