Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karir Politik Netanyahu telah Berakhir, Kata Pemimpin Oposisi Israel

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:41 WIB

22 Views ㅤ

Ilustrasi: kampanye pemilu Benjamin Netanyahu. (Foto: X / @JacaNewswatch / Jacaranda FM Newswatch)

Tel Aviv, MINA – Pemimpin oposisi Israel, Gadi Eisenkot, mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk pensiun dari dunia politik. Ia menyatakan bahwa para pemilih telah menolak kelanjutan kepemimpinan Netanyahu dan memperingatkannya agar tidak menggunakan isu keamanan Israel demi kepentingan politik pribadi.

Saat berbicara kepada para pendukungnya pada Rabu (28/10) dini hari di kantor pusat partainya, Yashar, di Tel Aviv, Eisenkot mengatakan bahwa rakyat Israel telah memilih perubahan.

Ia berjanji akan bekerja sama dengan mitra-mitranya untuk membentuk pemerintahan yang mewakili seluruh lapisan masyarakat.

“Adalah sebuah kesalahan jika harus mengadakan pemilihan umum lagi, dan sudah menjadi kewajiban saya untuk melakukan segala upaya demi mewujudkan kehendak rakyat,” ujarnya.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Eisenkot mengakui bahwa hasil akhir penghitungan suara belum keluar, tetapi ia menegaskan bahwa Netanyahu kini menghadapi “mayoritas Zionis” yang lebih besar dan kuat, yang menentang kelanjutan kekuasaannya.

Ditujukan langsung kepada Netanyahu, ia berkata: “Jangan berani-berani menggunakan keamanan Israel untuk kepentingan politik Anda.”

Ia juga mengimbau para pimpinan sektor keamanan untuk mengingat bahwa Netanyahu saat ini memimpin pemerintahan sementara, dan tanggung jawab mereka adalah melayani publik.

Penghitungan suara dimulai setelah tempat pemungutan suara ditutup pada Selasa (27/10) pukul 22.00 waktu setempat (20.00 GMT). Hasil jajak pendapat saat keluar dari tempat pemungutan suara (exit poll) hanyalah proyeksi, bukan hasil resmi.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Hasil resmi diperkirakan akan diumumkan pada tanggal 4 November mendatang. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid 

Rekomendasi untuk Anda